Sarankan Asing Tinggalkan Indonesia, JP Morgan Diberi Sanksi

Menkeu : Gaji Pegawai Pajak Bakal Naik Lagi
Menkeu : Gaji Pegawai Pajak Bakal Naik Lagi

Pemerintah sudah memberikan sanksi kepada Lembaga Manager Investasi, JP Morgan yang menyarankan agar asing tinggalkan obligasi di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari prospek perekonomian di Asia telah menjadi kelam lantaran kekhawatiran akan kenaikan tingkat suku bunga di Amerika Serikat (AS) telah membawa dana asing pulang kampung, tidak terkecuali di Indonesia. “Sudah kita tegur, sudah kita beri sanksi,” kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Jakarta.

Namun, Bambang tidak menjelaskan sanksi apa yang diberikan pemerintah terhadap JP Morgan.”Sudah kita beri sanksi pokoknya, biar dia tahu sendiri,” singkatnya.

Lembaga Manager Investasi, JP Morgan, menyarankan investor asing mengurangi kepemilikan obligasi Indonesia, karena mulai terjadi penjualan besar. Masalahnya, Asing telah membangun posisi rekor pada obligasi Indonesia meskipun terjadi kerugian tahun ini.

Analis JP Morgan, Arthur Lukand Bert Gochet, mengatakan ada tiga peristiwa baru yang mengubah pandangan asing tentang Indonesia. Pertama, devaluasi China yuan memperburuk prospek mata uang Asia. Kedua, investor asing mulai menjual obligasi pasar negara berkembang. Tercatat, capital outflow yang keluar dari obligasi negara berkembang mencapai USD2 miliar. Ketiga, pemerintah Indonesia tidak banyak membantu, pemerintah terus mencatatkan defisit neraca dagang meskipun ada reformasi fiskal. “Awal pekan ini, pemerintah mengumumkan pinjaman untuk tahun depan akan naik 10 persen. Para analis khawatir, ini akan membuat lebih banyak utang Indonesia, sehingga menipiskan pasokan dolar AS. Bank kini menargetkan 10 persen yield untuk obligasi 10-tahun Indonesia pada akhir tahun dari 8,96 persen,” jelas dia. (oke)