Sampoerna Dorong Pelaku Usaha Tidak Minder

Sampoerna Dorong Pelaku Usaha Tidak Minder

foto:arya wiraraja/enciety.co

PT HM Sampoerna, salah satu perusahaan industri tembakau besar di Indonesia, berkembang bersama masyarakat menjadi satu ide.

“Kami percaya jika masyarakatnya besar maka perusahaan juga ikut besar,” ujar Muhammad Lutfi, Perwakilan PT HM Sampoerna, dalam acara Pelatihan & Halal BI Halal Pahlawan Ekonomi Surabaya bersama para pelaku usaha Kelurahan Krembangan Utara di Kaza City Mall, Minggu (23/6/2019).

Lutfi menuturkan, Sampoerna percaya tiga komponen, yakni masyarakat, konsumen, produk, dan karyawan. “Tiga hal itu filosofi perusahaan yang kami pegang teguh hingga kini,” katanya

Menurut Lutfi, para pelaku usaha saat ini patut berbangga. Itu dikarenakan keberadaan mereka menjadi satu motor penggerak utama perekonomian Indonesia.

Dia berharap pelaku usaha tidak minder dan menganggap usahanya kecil. Sebab dengan keberadaan mereka, perekonomian Indonesia semakin berkembang.

“Terbukti saat ini, pelaku usaha kecil dan menengah menyumbang 60 persen pendapatan negara. Mulai dari tenaga kerja sampai pajak. Sedangkan perusahaan kita hanya menyumbang pajaknya saja untuk negara,” tegasnya.

PT HM Sampoerna telah menjadi bagian dari global Industri hal itu dikarenakan telah masuk dan persaingan dengan perusahaan-perusahaan besar dunia. Meski begitu, Sampoerna bakal terus berkonsentrasi dan berkomitmen mengawal program-program yang bersinggungan dengan masyarakat dan sosial.

“Lewat program Sampoerna Untuk Indonesia kami ingin membangun Bangsa Indonesia lebih baik lagi. Kami akan terus berkomitmen menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia seperti yang dilakukan Pahlawan Ekonomi,” cetusnya.

Selain Halal Bihalal, Sampoerna juga menggelar acara pelatihan bagi para pelaku usaha Kelurahan Krembangan Utara. Sedikitnya 50 pelaku usaha bergabung dalam program pemberdayaan masyarakat yang digagas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini  sejak 2010.

“Lewat program ini Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda), kami percaya masyarakat dapat meningkatkan perekonomian keluarga, lingkungan sekitar, dan umumnya Kota Surabaya,” paparnya. (wh)