Sambut UN Habitat, Helat Lomba Membuat Boneka Suro dan Boyo

Sambut UN Habitat, Helat Lomba Membuat Boneka Suro dan Boyo

foto: arya wiraraja/enciety.co

PrepCom 3 UN Habitat III yang dihelat di Surabaya pada Juli mendatang, menjadi inspirasi Pahlawan Ekonomi Surabaya. Pasalnya, momen tersebut jangan sampai dilewatkan begitu saja karena ada ratusan perwakilan dunia yang berkunjung ke Kota Pahlawan.

Guna mempersiapkannya, Pahlawan Ekonomi berlomba menggelat boneka suro dan boyo. Para pelaku usaha kecil menengah (UKM)cluster Creative Industry berhasrat hasilnya bisa dijadikan cindera mata atau oleh-oleh khas Surabaya.

“Pelaku UKM akan mengaplikasikan pengetahuannya membuat boneka suro dan boyo. Tidak hanya untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-723 saja, namun juga dipersiapkan sebagai suvenir bagi tamu yang datang dalam acara UN Habitat,” kata Nanik Heri, coach Pahlawan Ekonomi di Kaza City, Selasa (31/5/2016).

Ia melanjutkan, dalam perlombaan tersebut, boneka harus mempunyai nilai jual Rp 50 ribu. Dengan bahan yang telah dibeli sendiri oleh peserta, diharapkan ibu-ibu tersebut mampu berkreasi sendiri dengan menambah ornamen di dalam boneka yang dibuatnya.

Selain itu, para peserta telah menyiapkan kain boneka baik suro maupun boyo siap pakai yang diperbolehkan dengan menjahit sendiri dirumah baik tangan atau mesin jahit.

Para peserta lomba hanya tinggal mengisi boneka dengan dacron dan melapisi serta jahit kaki karena terbatasnya waktu. “Ada salah satu peserta yang iku lomba dengan menambah boneka suro dengan bahan iket atau udeng di kepalanya. Juga beberapa boneka boyo dengan bentuk yang berbeda. Yang penting bonekanya bisa duduk,” tuturnya. (wh)