Sambut Ultah, PMK Surabaya Unjuk Gigi

Sambut Ultah, PMK Surabaya unjuk gigi
Lomba ketangkasan diikuti anggota PMK Surabaya

Guna meningkatkan ketrampilan dan kesiapan setiap anggota menghadapi kebakaran di kota Pahlawan, Pemadam Kebakaran (PMK) pusat kota Surabaya Pasar Turi menggelar berbagai lomba ketangkasan penyelamatan korban dan pemadaman.

Lomba tersebut antara lain penyelamatan korban kebakaran, ketangkasan anggota melewati titian tangga menuju pusat kebakaran, halang rintang dan kecepatan anggota pemadam memakai perlengkapan standar keamanan serta ketahanan tubuh.

Yang paling seru dalam lomba ini adalah kecepatan anggota melakukan pemadaman di drum yang terbakar dari jarak jauh disertai penjatuhan material melalui semprotan air. “Lomba ketangkasan ini diikuti 26 kelompok dari 15 pos pemadam dan 5 UPTD PMK serta beberapa bidang operasional,” kata kepala PMK Surabaya, Candra Oratmangun kepada enciety.co, Rabu (10/2/2016).

Disambung Candra, pelaksanaan lomba selain untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran pada 1 Maret nanti, juga dimaksudkan melihat kemampuan anggota saat berdinas di lapangan berjibaku memadamkan api.

Ia menyebutkan, di kota Surabaya sendiri, dari data PMK pusat Pasar Turi sepanjang tahun 2015, tercatat ada 608 kejadian kebakaran. Untuk awal tahun Januari 2016 sendiri sudah ada 14 kejadian dan di bulan Februari ini ada 3 kejadian.

“Kebakaran bila tidak tertangani secara profesional maka dapat menyebabkan kecelakaan yang serius hingga menyebabkan cedera atau korban jiwa. Anggota pemadam harus terus berlatih untuk meminimalkan korban baik diri sendiri maupun yang lainnya,” tuturnya.

Dijadwalkan, untuk menyambut HUT PMK, pihaknya akan mengagendakan berbagai acara. Jumat (12/2) nanti juga akan digelar lomba ketahanan tubuh anggota pemadam kebakaran.

Dan pada Rabu 24 Februari depan juga diadakan lomba antar relawan kebakaran se kota Surabaya. Serta pada 26 Februari diadakan donor darah bagi anggota serta relawan pemadam kebakaran kota Surabaya. “Relawan kebakaran adalah orang di lingkungan RT setiap kampung di kota Pahlawan yang telah mendapatkan pelatihan dari kami,” tukasnya. (*)