Saham Transportasi Topang Kenaikan Wall Street

Saham Transportasi Topang Kenaikan Wall Street

Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat di awal pekan ini dengan indeks saham Dow Jones dan S&P 500 yang sentuh level tertinggi di intraday setelah menguat dalam tiga pekan ditopang saham transportasi dan perawatan kesehatan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (11/11/2014) pagi, indeks saham Dow Jones naik 39,65 poin (0,23 persen) ke level 17.613,58. Indeks saham S&P 500 mendaki 6,33 poin (0,31 persen) ke level 2.038,25. Penguatan ini diikuti indeks saham Nasdaq naik 19,08 poin (0,41 persen) ke level 4.651,62.

Selama tiga pekan, indeks saham Dow Jones telah naik 7,3 persen. Ini diikuti indeks saham S&P 500 menguat 7,7 persen. Penguatan indeks saham acuan ini terbaik sejak Oktober 2011.

Saham transportasi membantu penguatan indeks saham di awal pekan. Rata-rata indeks saham Dow Jones sektor transportasi menguat 1,1 persen yang didukung saham kereta api dan penerbangan.

Saham Union Pacific naik 1,8 persen, dan menjadi top gainer di antara saham di indeks S&P 500. Sementara itu, saham JetBlue melonjak 3,4 persen. Tren harga minyak yang tertekan dengan harga minyak mentah AS di bawah US$ 78 per barel telah membantu saham penerbangan.

“Indeks saham membuat level baru di intraday, volatilitas rendah, menunjukkan investor cukup puas untuk membeli saham. Suku bunga dan harga minyak yang rendah, dan segala sesuatu tampak kondusif menjadi kekuatan hingga akhir tahun,” ujar John Kosar, Direktur Penelitian Asbury Research, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/11/2014).

Sejumlah perusahaan telah merilis laporan keuangan meski beberapa perusahaan ritel belum sampaikan laporan keuangan. Wal-Mart akan sampaikan laporan keuangan pada Kamis pekan ini.

Sedangkan saham penyedia kabel jatuh setelah presiden AS Barack Obama menuturkan, the Federal Communications Commission harus mereklasifikasi broadband untuk mengatur utilitas publik. Comcast turun 4,2 persen. (lp6/ram)