Saham Apple Picu Gairah Wall Street

 

bursa as

Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) menguat di awal pekan ini dipicu kenaikan sektor saham keuangan dan saham Apple. Pada penutupan perdagangan Selasa pagi WIB, indeks saham Dow Jones menguat 125,61 poin atau sekitar 0,77 persen ke level 16.510,19. Diikuti indeks saham S&P 500 mendaki 8,94 poin atau 0,46 persen ke level 1.966,97. Indeks saham Nasdaq menanjak 1,73 poin atau 0,04 persen ke level 4.828,96.

Sejumlah sektor saham Wall Street menguat dan melemah telah mempengaruhi laju indeks saham acuan AS. Sektor saham kesehatan S&P 500 turun 1,4 persen diikuti indeks saham Nasdaq bioteknologi melemah 4,4 persen.Hal itu dipicu lantaran calon presiden AS dari partai Demokrat Hillary Clinton berencana melakukan aksi untuk harga obat khusus.

Pernyataan itu membuat saham Biogen turun 5,6 persen menjadi USD 297,16 dan saham Gilead merosot 2,5 persen menjadi USD 105,74.Di sisi lain, sektor saham keuangan kembali bangkit. Indeks saham S&P sektor keuangan naik 1,1 persen.

Ada pun saham-saham yang menggerak indeks saham antara lain saham Apple naik 1,5 persen menjadi USD 115,21, dan memimpin penguatan di indeks saham S&P 500. Kenaikan ini dipicu laporan Wall Street Journal soal pembangunan mobil listrik.

Sementara itu, saham Atmel melonjak 12,7 persen menjadi USD 8,19 setelah Dialog Semiconductor setuju membeli perusahaan tersebut sekitar USD 4,6 miliar.  Di sisi lain saham GoPro turun 8,2 persen menjadi USD 32,27 setelah Barron mengatakan saham produsen kamera video dapat turun ke level harga USD 25.Volume perdagangan saham tercatat sekitar 6,5 miliar saham di awal pekan ini. Angka ini di bawah rata-rata perdagangan harian saham sekitar 8,3 miliar. (lp6)