Ruas Tol Mojokerto-Kertosono Seksi I Dioperasikan

 

Ruas Tol Mojokerto-Kertosono Seksi I Dioperasikan

Pengoperasian tahap I ruas tol Mojokerto-Kertosono (Moker) sepanjang 14,1 kilometer menutup janji pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, untuk mengembangkan jalan tol Trans Jawa. Dari total 616 kilometer yang ditarget selesai dibangun antara 2009-2014, telah selesai dan masuk tahapan konstruksi baru sekitar 400 kilometer.

“Kita terus maju untuk menyelesaikan program pembangunan jalan tol karena sangat mendukung penyediaan infrastruktur sehingga bisa mendorong daya tarik investasi,” ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto kepada pers dalam peresmian jalan tol ruas Mojokerto-Kertosono Tahap I di Jombang, Senin (13/10/2014).

Djoko menyebutkan ruas tol Trans Jawa yang diharapkan tuntas 2014 menemui banyak kendala dalam pembebasan lahan.

Menurutnya, beberapa ruas kini telah beroperasi secara penuh, sebagian lainnya masih dalam tahap konstruksi dan tahap penyelesaian pembebasan lahan.

Karena itu, dia merasa bersyukur PT Astratel Nusantara yang menggarap ruas tol Moker bisa menepati janjinya mengoperasikan jalan tol yang dibangunnuya sesuai jadwal pada akhir 2014.

Di tempat yang sama, Dirut PT MHI Wiwiek D Santoso mengatakan tahap I ruas tol Moker menghubungkan Bandarkedungmulyo-Jombang sepanjang 14,1 kilometer. Total investasi yang ditanamkan untuk pengembangan tatap I ini mencapai Rp 1,4 triliun.

Panjang ruas tol Moker seluruhnya sekitar 40 kilometer terbagi dalam empat seksi. Total investasi sesuai perencanaan awal mencapai Rp 3,4 triliun dengan masa konsesi sepanjang 35 tahun dimulai 2010.

Wiwiek berharap pemerintah pusat dan daerah membantu penyelesaian pembebasan lahan di tiga seksi lainnya yang rata-rata telah lebih dari 80 persen. “Kita berharap Kementrian PU dan Pemda bisa membantu penyelesaian pembebasan lahan palaing lambat akhir tahun ini sehingga pada 2015, tol Moker dapat operasional seluruhnya,” katanya..

Setelah seksi I selesai, MHI fokus menyelesaikan pembangunan seksi 3 sepanjang lima kilometer yang menghubungkan di Kabupaten Mojokerton dan seksi 4. “Seksi 3 Moker ini akan menghubungkan ruas tol Mojokerto-Kertosono dengan Surabaya-Mojokerto. Sementara seksi menghubungkan Mojokerto-Kertosono dengan ruas tol Ngawi Kertosono,” kata Wiwiek.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mendorong investor jalan tol, termasuk Astratel Nusantara untuk menyegerakan pembangunan jalan tol di Jawa Timur. “Kita siap membantu agar jalan tol bisa segera di bangun. Pokoknya investasikan dana di Jawa Timur, pasti nenguntungkan,” katanya.(wh)