RS Semen Gresik Terima Akreditasi Kemenkes

 

RS Semen Gresik Teriam Akreditasi Kemenkes
Kepala Rumah Sakit Semen Gresik dr Muchdor (kiri) menerima Sertifikat Kelulusan Akreditasi dari Ketua Akreditasi dr.Sutoto, MKes di Jakarta.

Rumah sakit (RS) Semen Gresik mendapat akreditasi dari Kementrian Kesehatan. Akreditasi tersebut diberikan karena RS Semen Gresik telah menetrapkan standar pelayanan, baik sarana maupun prasarana. Selain itu, kelulusan akreditasi juga merupakan syarat mutlak bagi izin operasional sebuah rumah sakit.

Akreditasi diserahkan Ketua Komite Akreditasi Rumah Sakit Dr. dr. Sutoto, M.Kes  kepada Kepala RS Semen Gresik dr. Muchdor, SpB FINACs di di Kantor Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Jakarta, seperti rilis yang diterima enciety.co, Jumat (11/7/2014).

“Rumah Sakit Semen Gresik telah melakukan berbagai upaya menuju akreditasi JCI, untuk itu pada bulan Mei 2014 telah terjadwal survei oleh Tim KARS dan dinyatakan lulus dengan tingkat paripurna, yaitu kelulusan tertinggi dalam penilaian Akreditasi Rumah Sakit,” ujar Sutoto.

Berdasarkan data Kementrian Kesehatan di Indonesia terdapat 2.329 rumah sakit, yang terdiri dari 855 RS Pemerintah, 1.408 RS Swasta dan 66 RS BUMN. Dari data KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit) per 8 Juli 2014, tercatat 53 rumah sakit (swasta/pemerintah) yang Lulus Akreditasi (JCI) Versi 2012, yaitu 3 RS lulus Tingkat Dasar, 5 RS lulus Madya, 6 RS lulus Utama dan 39 RS lulus Paripurna).

Di Jawa Timur sendiri masih 9 RS yang lulus Akreditasi (3 RS lulus Utama dan 6 RS lulus Paripurna). Dari RS BUMN masih ada 2 RS yang lulus Akreditasi yaitu RS Semen Gresik dan RS Pusat Pertamina. Dan di Gresik sendiri, RS Semen Gresik masih satu-satunya RS yang Lulus Akreditasi (JCI) Versi 2012 (www.kars.co.id).

Hal ini dapat disimpulkan bahwa RS Semen Gresik telah berkomitmen dan konsisten dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada patient safety dan telah menerapkan budaya kerja yang berfokus pada pasien. (wh)