Ronaldo Kritik Kebijakan Transfer Real Madrid

Ronaldo Kritik Kebijakan Transfer Real Madrid
Cristiano Ronaldo/sporteology.com

Keputusan Real Madrid melepas beberapa pemain  penting mengundang kritik dari Cristiano Ronaldo. Pemain yang akrab dipanggil CR7 ini tidak setuju dengan kebijakan transfer yang diambil Presiden Florentino Perez. Khususnya saat Real Madrid melepas Angel Di Maria dan Xabi Alonso.

Perez total menghabiskan 110 juta Euro pada bursa transfer musim panas ini untuk memboyong sejumlah pemain yang bersinar di Piala Dunia 2014. Ia mendatangkan James Rodriguez, Toni Kroos, dan Keylor Navas ke Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid. Untuk menyeimbangkan neraca keuangan, Perez kemudian menjual Di Maria ke Manchester United dengan harga sekitar 75 juta euro dan Xabi Alonso ke Bayern Muenchen dengan banderol 10 juta euro.

Hilangnya Di Maria dan Alonso bisa jadi merupakan kesalahan yang dilakukan Perez. Hal itu setidaknya dibuktikan ketika Real Madrid secara tidak terduga dikandaskan Real Sociedad 2-4 dalam lanjutan La Liga Spanyol pada akhir pekan lalu. Sebelumnya, mereka juga kehilangan gelar Piala Super Spanyol setelah kalah dalam laga dua leg dari Atletico Madrid pada awal musim.

Menyikapi hal itu, Ronaldo yang sejatinya jarang berbicara mengenai kebijakan yang diambil klubnya, kini akhirnya buka suara. Meski demikian, mega bintang Real Madrid ini tidak mengkritik secara tajam terkait keputusan Perez dengan melepaskan Di Maria dan Alonso tersebut. Kapten Tim nasional (Timnas) Portugal itu tetap menghargai kebijakan transfer sang presiden.

“Opini saya jelas, tapi saya tidak bisa selalu mengatakan apa yang saya pikirkan. Karena besok saya akan berada di halaman depan koran dan saya tidak mau melakukan hal itu. Namun, jika saya menjadi pengambil keputusan, saya mungkin tidak akan melakukan hal itu,” tegasnya, Selasa (2/9/2014).

“Setiap orang punya opini masing-masing dan bebas untuk dikemukakan. Jika Presiden berpikir yang terbaik untuk tim adalah dengan mendatangkan tiga pemain dan melepaskan yang lainnya, maka kita harus menghormatinya dan mendukung keputusannya,” sambungnya. (bst/ram)