RKZ Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis

RKZ Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis
foto: umar alif/enciety.co

Negara Indonesia masih dihantui dengan banyaknya kebutaan akibat kurang sadarnya masyarakat menjaga kesehatan mata. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), saat ini angka kebutaan masyarakat di Indonesia mencapai 0,7 persen dari total jumlah penduduk. Dan 60 hingga 70 persen kebutaan tersebut diakibatkan oleh katarak.

Ada sekitar 85 penderita katarak dari berbagai daerah di Jatim yang akan mengikuti operasi gratis tersebut yang diadakan oleh Rumah Sakit Katolik St Vincentius A Paulo (RKZ) Surabaya. Operasi akan dilaksanakan dua hari, 30-31 Mei 2015.

Masyarakat yang menjadi peserta operasi gratis sebelumnya telah melalui seleksi, yaitu bagi mereka dari kalangan tidak mampu dan mendesak membutuhkan operasi.

Kepala Hospital Relation RKZ Surabaya dr Agung K Saputra MARS mengatakan, banyak faktor meningkatnya penduduk Indonesia yang mengalami kebutaan.

“Masyarakat masih mengganggap bahaya penyakit mata tidak begitu mengkhawatirkan bagi mereka karena tidak menyebabkan kematian. Beda dengan penyakit jantung yang dianggap serius oleh masyarakat,” katanya disela-sela operasi katarak gratis yang digelar rumah sakit tersebut.

Menurutnya, banyak kebutaan berawal dari mata yang terkena katarak. Dan penyakit ini sendiri didominasi oleh masyarakat kaum lemah. Dengan seringnya diberi pengetahuan tentang menjaga mata, diharapkan penderita katarak dapat ditekan seminimal mungkin.

“Masyarakat kurang mampu sengaja dipilih karena angka kebutaan akibat katarak cukup tinggi. Kami ingin ambil bagian dalam mengurangi kebutaan di Indonesia,” tutur dia. (wh)