Risma: Warga Surabaya Harus Pintar Tangkap Peluang

Risma: Warga Surabaya Harus Pintar Tangkap Peluang
Wali Kota Tri Rismaharini menghadiri acara Musrenbang di Bappeko Surabaya, Rabu (30/3/2016). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya agar setiap masyarakat yang berada di kota Pahlawan untuk terus berupaya meningkatkan diri guna meraih kesempatan di masa depan.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam pembukaan acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Surabaya tahun 2016 yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Rabu (30/3/2016).

“Masyarakat Surabaya harus mau mengembangkan diri apalagi di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) ini bila gak mau ketinggalan dengan negara lain. Kami (Pemkot Surabaya, red) akan berupaya mendorong hal tersebut agar pembangunan yang gencar dilakukan dapat dinikmati semua golongan,” kata Risma.

Dalam acara Musrenbang Kota Surabaya 2016 ini, dihadiri jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Surabaya, pimpinan DPRD Kota Surabaya, para ahli/profesional, praktisi, akademisi, delegasi kecamatan, serta perwakilan dari Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK).

Dilanjutkan Risma, tantangan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di kota Pahlawan sedemikian besarnya. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berupaya agar semua lini mau meningkatkan potensi dirinya

“Tantangan ke depan menyangkut SDM. Karena sebagus apapun membangun kota, kalau warganya tidak mendapat kesempatan tidak ada guna. Untuk itu, kami akan konsentrasi pada kualitas SDM,” tegasnya.

Upaya peningkatan kualitas SDM, selama ini telah dilakukan Pemkot Surabaya dengan memberikan banyak beasiswa kepada anak-anak di Surabaya. Harapannya, anak-anak Surabaya bisa bersaing dengan anak-anak dari kota dan negara lain. Juga memberikan sertifikasi dan beberapa pelatihan untuk pekerja.

Yang terbaru, Pemkot Surabaya juga sudah beraudiensi dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Garuda Indonesia agar ‘membuka pintu kesempatan’ untuk anak-anak dari Surabaya.

“Ada beasiswa yang bisa diambil oleh anak-anak kita. Kita akan dorong itu. Apapun peluangnya harus bisa ditangkap guna kesejahteraan masyarakat,” tutur Risma.

Selain meningkatkan kualitas SDM terutama anak-anak muda untuk bisa mengakses dunia kerja, Pemkot juga perduli pada perkembangan dunia usaha. Utamanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di 154 kelurahan di Surabaya.

Wali kota perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Kota Surabaya ini, mendorong para lurah untuk mau mengajak warganya melek tentang pentingnya izin usaha dan juga hak paten dari produk UKM dan UMKM. Pemkot akan “membuka pintu” selebar-lebarnya untuk membantu perizinan UKM dan UMKM di Surabaya.

Bagi para UKM yang belum memiliki izin usaha atau hak paten, para lurah bisa menyampaikannya melalui Media Center Pemkot Surabaya. Baik melalui sms ke nomor 0812 3025 7000, portal sapawarga.surabaya.go.id, melalui email Media Center @Surabaya.go.id atau akun Facebook: Sapawarga Kota Surabaya.

“Silakan kalau ada masalah terkait UKM/UMKM disampaikan ke Media Center. Kami akan bantu perizinan hak patennya. Bahkan, kita datang juga tidak masalah. RW dan lurah tolong juga disampaikan ke warga. Ini menjadi penting karena bisa menjadi alat untuk memenangkan persaingan ekonomi,” tutupnya. (wh)