Risma: Warga Surabaya Harus Bisa Produksi Sandang Pangan Sendiri

Risma: Warga Surabaya Harus Bisa Produksi Sandang Pangan Sendiri
Wali Kota Tri Rismaharini meninjau stan UKM saat Road Show Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Sawahan, Surabaya, Rabu (12/8/2015). Arya wiraraja/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin masyarakat Surabaya dapat mandiri secara ekonomi. Dalam arti, masyarakat Surabaya dapat memproduksi kebutuhan pokoknya sendiri.

“Minimal, kita dapat memproduksi sandang (pakaian) dan pangan (makanan), jika hal tersebut dapat kita lakukan kita tidak akan terpengaruh lagi dengan efek ekonomi global yang kini sedang melemah,” ujarnya saat menghadiri Road Show  Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Sawahan, Surabaya, Rabu (12/8/2015).

Risma menegaskan jika dirinya berharap dengan mengikuti Program Pahlawan Ekonomi, seluruh masyarakat Surabaya dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) nya.

“Perlu kita cermati, ketika masyarakat ekonomi Asean (MEA) masuk ke Indonesia, saat itu kita telah siap. Masyarakat Surabaya harus sudah merdeka secara ekonomi, sehingga kita tidak terpengaruh dan dapat berkompetisi dalam perhelatan tersebut,” papar dia.

Delam kesempatan itu, ia juga menyinggung tentang perputaran uang di Surabaya yang saban harinya mencapai Rp 80 miliar. “Yang saya tahu, contohnya ada kampung kue di daerah Pasar Kembang, yang perputaran uang di tempat tersebut Rp 4 miliar tiap harinya, itu baru satu kawasan saja. Kenapa kita tidak ikut ambil peran dan kesempatan dalam pasar lokal yang besar di Surabaya. Untuk menyentuh hal tersebut kita harus menjadi pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang andal,” jabar dia.

Setelah merampungkan sambutannya, Risma menyempatkan diri untuk meninjau stan-stan yang ada di area Road Show Pahlawan Ekonomi. Acara periodik itu diikuti oleh 80 UKM se Kecamatan Sawahan.

Road Show Pahlawan Ekonomi adalah acara yang didukung penuh oleh Pemerintah Kota  Surabaya, Pegadaian, Bank Mega, Bukalapak.com dan berbagai pihak terkait lainnya guna menciptakan pelaku UKM yang progresif dan kreatif. (wh)