Risma : UKM Lebih Tahan terhadap Krisis Ekonomi

Risma : UKM Lebih Tahan terhadap Krisis Ekonomi
Wali Kota Tri Rismaharini ketika memberi sambutan dalam acara Roadahow Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Sukolilo, Sabtu (27/6/2015). arya wiraraja/enciety.co

Menghadapi persaingan ekonomi global saat diberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir 2015, peran penting harus dilakukan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Surabaya.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam Roadshow Pahlawan Ekonomi Surabaya 2015 di Kecamatan Sukolilo, Sabtu (27/6/2015).

“Saat ini kondisi ekonomi dunia sedang turun, banyak usaha ekonomi makro yang terguncang akibat hal tersebut,” ujarnya. Kegiatan ini didukung Pemerintah Kota Surabaya, Bukalapak.com, MPM Honda, PT Pegadaian, dan beberapa pihak terkait.

Risma lalu mengatakan, untuk dapat bertahan menghadapi hal tersebut masyarakat harus mengaktifkan kembali ekonomi mikro. “Ketika MEA masuk ke Indonesia, sedikit banyak kondisi ekonomi dunia akan mempengaruhi perekonomian kita. Untuk dapat bertahan kita harus dapat menjadi pelaku UKM,” jelasnya.

Ia menambahkan, UKM merupakan salah satu usaha yang tahan terhadap krisis ekonomi. “Hal ini terbukti jika kita kembali mengingat pada tahun 1998, salah satu alasan mengapa UKM bertahan terhadap krisis adalah kita tidak membutuhkan dolar untuk membeli produk UKM,” paparnya.

Untuk itu, Risma berharap  Surabaya mampu menjadi kotanya para enterpreneur. “Warga Kota Surabaya harus bisa mandiri. Dengan menjadi pelaku UKM kita tidak akan tergantung pada negara lain, terutama saat MEA nanti,” imbuh Risma.

Setelah selesai menyampaikan sambutannya, Risma menyempatkan diri untuk meninjau stan-stan yang ada di lokasi Roadshow Pahlawan Ekonomi 2015. (wh)