Risma Terkesan Makin Banyak Barang UKM Banjiri Mal

Risma Terkesan Makin Banyak Barang UKM Banjiri Mal

Wali Kota Tri Rismaharini, Chairul Tanjung (bos CT Corp) bersama undangan lain memukul kentongan dimulainya Pahlawan Ekonomi Surabaya 2016 di Kaza City, Sabtu (7/5/2016), foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Launching Pahlawan Ekonomi Surabaya 2016 berlangsung meriah di Kaza City, Sabtu (7/5/2016). Ini merupakan penyelenggaraan yang ketujuh setelah dirilis kali pertama pada tahun 2010.

Sedikitnya 1.500 pelaku usaha kecil menengah (UKM) menghadiri acara tersebut. Mereka rela mengantre sejak pagi untuk berpartisipasi dalam acara yang digelar secara periodik tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Chairul Tanjung (bos CT Corp), jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Pemkot Surabaya, dan sejumlah perwakilan sponsor.

Dalam sabutannya, Wali Kota Tri Rismaharini menuturkan, kesuksesan Pahlawan Ekonomi meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Surabaya diharapkan dapat terus terjaga, bahkan kalau bisa ditingkatkan lebih baik.

“Pahlawan Ekonomi sudah terbukti membawa pelakunya menjadi usahawan baru yang barangnya masuk ke mal, hotel, dan bahkan diekspor,” tutur Risma.

Peraih Ideal Mother Award 2016 ini mencontohkan, selama pelaksanaan Pahlawan Ekonomi hingga keenam kalinya, sudah menghasilkan pengusaha-pengusaha sukses. Dia lalu menyebut nama Suparti, yang sukses  dengan kacang Tree G. Juga ada Bu Jai yang sukses dengan lapis Surabaya.

“Bahkan untuk bu Suparti dulu sebelum membuat kacang Tree G berencana akan ke Malaysia untuk menjadi TKW. Beruntung anak-anaknya melarang hingga dia akhirnya membuat kacang dan memasarkan di warung-warung. Baru ikut Pahlawan Ekonomi, pesanannya luar biasa dan kacang bikinannya masuk ke pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Risma berharap, kesuksesan pelaku PE dapat ditiru oleh masyarakat Surabaya lainnya agar dapat menjadi tuan rumah di kota sendiri apalagi di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dengan menjadi sukses di kota sendiri, tidak menjadikannya tergusur akibat adanya serbuan tenaga asing ke kota Pahlawan.

“Apalagi akan ada acara PrepCom 3 UN Habitat III yang akan diikuti 193 negara. Saya yakin bila ibu-ibu mau nanti hasilnya dibeli oleh tamu luar negeri maka kehidupan semua akan meningkat,” ujarnya memberikan semangat.

Risma sendiri mengaku bersyukur dengan penyelenggaraan Pahlawan Ekonomi ketujuh kali ini lebih banyak diikuti kaum muda. Dengan banyaknya keluarga muda yang ikut, maka kesejahteraan keluarga akan lebih meningkat lagi.

“Kalau jadi pegawai negeri maka hanya mengandalkan gaji saja. Tapi bila ibu-ibu mau jadi pengusaha bukan tidak mungkin seperti Bapak Chairul Tanjung (Bos CT Corp) yang mempunyai banyak usaha. Bahkan mempunyai pesawat sendiri,” kata Risma, lalu ketawa. (wh)