Risma Tawarkan Surabaya Jadi Tuan Rumah Konferensi PBB

Risma Tawarkan Surabaya Jadi Tuan Rumah Konferensi PBB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. foto:humas pemkot surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah konferensi United Nations Centre for Human Settlements (UN HABITAT) ke-III pada 2016 mendatang.

“Surabaya siap menjadi tuan rumah konferensi tingkat dunia itu. Ini karena Surabaya dapat dikatakan telah memenuhi kriteria pemukiman sehat. Makanya kita berani menawarkan diri,” ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

UN-Habitat merupakan sayap organisasi PBB yang bergerak di bidang permukiman dan pembangunan kota berkelanjutan.

Ia menegaskan, dengan menjadi tuan rumah konferensi tentang perumahan layak huni internasional itu berpotensi akan mendongkrak perkonomian Surabaya ke depan.

“Tidak mungkin konferensi UN HABITAT hanya sekadar perayaan saja. Di sana ada pejabat penting di PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) yang akan ikut datang. Dipastikan akan berdampak pada perekonomian kita,” tandas Risma.

Karena itu, Risma mengaku tidak ragu untuk segera mengirimkan proposal ke UN HABITAT agar niat Surabaya menjadi tuan rumah dapat di realisasikan. “Makanya saya ngotot agar jadi tuan rumah konferensi tersebut,” ujarnya.

Bahkan Risma mengaku telah menyiapkan proposalnya dan sudah akan dikirim pada Senin (14/9/2014). “Besok Senin langsung kita kirim proposalnya,” tambahnya.

Menurut Risma, secara teori Surabaya telah layak menjadi tuan rumah UN HABITAT. Ini karena surabaya sudah banyak melakukan perubahan untuk menjadi kota yang layak huni.

“Beberapa bulan yang lalu kan saya ke Argentina. Di sana saya dimintai pendapat soal pengelolaan pemerintahan kota yang baik. Kemenlu Amerika juga bahkan mengundang saya karena tertarik dengan perkembangan Surabaya,” akunya.

Namun menurut Risma, dipastikan Surabaya pasti mendapat saingan yang ketat dari sejumlah negara lainnya untuk menjadi tuan rumah UN HABITAT. Diakuinya, sejumlah negar seperi Turki, Argentina, dan Amerika Serikat bahkan telah mengajukan lebih dulu proposal pengajuan menjadi tuan rumah UN HABITAT.

“Pastinya ketat sekali penyeleksiannya. Tapi kita upayakan semoga Surabaya menjadi tuan rumah UN Habitat,” bebernya. (wh)