Risma Target Surabaya Jadi Kiblat Industri UKM Nasional

Risma Target Surabaya Jadi Kiblat Industri UKM Nasional
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Minggu (16/8/2015). arya wiraraja/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ia bercita-cita Surabaya jadi kiblat industri UKM (usaha kecil menengah) di level nasional.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri helatan periodik Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Minggu (16/8/2015).

Dalam perhelatan periodik yang di ikuti 58 UKM se Kecamatan Wonokromo ini, Risma menyinggung tentang pentingnya peningkatan sumberdaya manusia (SDM) di bidang ekonomi menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diberlakukan akhir 2015 mendatang.

“Dengan menjadi pelaku UKM kita dapat mengubah taraf hidup kita. Rata-rata pebisnis yang sukses memulai usahanya dari 0 dengan menjadi penggiat UKM,” tuturnya.

Risma menuturkan, banyak warisan yang dapat diberikan kepada anak-cucu kita dengan menjadi pelaku UKM. “Selain harta dan usaha yang telah kita rintis, kita juga mewariskan ilmu dagang yang berguna bagi mereka,” tegasnya.

Menghadapi MEA yang sebentar lagi dimulai, Risma menegaskan jika pelaku usaha asing yang masuk ke Indonesia nanti kebanyakan adalah pelaku UKM luar negeri. “Perlu dicermati, jika kita tidak segera memulai saat ini, kita akan digilas oleh para pedagang asing,” imbuhnya.

Dengan letak geografis yang strategis dan populasi warganya yang sangat tinggi, Risma mengatakan jika Surabaya adalah salah satu kota favorit yang diincar pelaku usaha asing. “Jika masyarakat tidak segera menjadi pelaku UKM, maka yang saya takutkan adalah kita hanya menjadi penonton dalam di negeri sendiri,” papar dia.

Selain itu, salah satu Wali Kota terbaik dunia itu juga menuturkan jika perputaran uang di kota Surabaya kini telah mencapai Rp 80 miliar saban harinya. “Dengan menjadi pelaku UKM, kita dapat masuk dalam perhelatan tersebut,” urainya .(wh)