Risma Target Box Culvert Banyuurip Tuntas Akhir 2014

Risma Target Box Culvert Banyuurip Tuntas Akhir 2014

 

Proyek box culvert Banyuurip ditarget tuntas akhir tahun ini. Hal itu ditegaskan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sidak meninjau proyek tersebut, Selasa (1/4/2014).

“Sehingga, tahun 2015 warga Surabaya sudah menikmati,” katanya. Risma datang didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga, Erna Purnawati, Kabag Humas, M. Fikser, dan Kabag Umum Protokoler, Wiwiek Widiyanti.

Risma yang tak pernah lepas dari handy talkie itu ingin memantau langsung kendala-kendala yang dihadapi selama pengerjaan. Pemkot Surabaya siap membantu penyelesaian masalahnya agar proyek box culvert Banyuurip yang dimulai sejak 2009 tersebut bisa cepat selesai.

Di lokasi, Risma ditemui oleh perwakilan dari pihak kontraktor, Detik. Perempuan nomor satu di Surabaya itu langsung menanyakan problem apa saja yang dihadapi sehingga menghambat pengerjaan proyek. Detik lantas
menjelaskan soal adanya dua tiang listrik milik PLN, tepatnya di pertigaan Jalan Raya Tandes dengan Darmo Indah.

“Lihat Bu, tiangnya tidak terhubung kabel dengan tiang lainnya. Namun, keberadaan tiang yang tidak terpakai itu menghambat pengerjaan box culvert lantaran posisinya tepat di jalur yang akan dibangun,” ujarnya sambil menunjuk salah satu tiang.

Kedua tiang tersebut tampaknya sudah tidak berfungsi lagi. Kemungkinan tiang listrik itu sudah tidak terkoneksi. Pasalnya, pada bagian atas hanya ada kabel-kabel yang menjuntai ke bawah. Risma langsung menghubungi pihak PLN saat itu juga. “Tolong ya, Pak, karena minggu ini kita akan mulai pengerjaan di area itu,” katanya melalui sambungan telepon selulernya.

Kendala lain yang dihadapi proyek box culvert Banyuurip ialah pengaturan saluran air. “Proyek ini memang butuh percepatan karena sudah terlalu lama. Konsekuensinya, untuk kelancaran pengerjaan air harus dibendung. Masalahnya, kalau hujan air akan meluber sedangkan di sisi lain jika tidak dibendung maka pengerjaan tidak bisa cepat selesai” jelas Detik.

Pemkot dipaksa memutar otak, dengan memberlakukan sistem buka-tutup aliran air menyesuaikan kondisi cuaca. “Ya, mudah-mudahan cuacanya sekarang mendukung,” imbuhnya.

Agar proyek box culvert Banyuurip segera rampung, Risma menyarankan penambahan dua titik pengerjaan. Saat ini sudah ada dua spot pengerjaan namun menurut dia jumlah tersebut masih kurang. Dengan penambahan dua titik lagi, maka diharapkan box culvert sepanjang 1,6 kilometer bisa segera kelar.

Risma juga menghubungi Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan, Chalid Buhari untuk memasang lampu penerangan sepanjang proyek. “Pak Chalid saya minta dipasang lampu ya di Tandes soalnya gelap di sana. Tapi agak panjang tidak apa-apa ya pak, saya minta dipasang ya,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Risma mengatakan, sebenarnya box-nya sudah siap, tinggal proses pemasangan saja. “Cuman pemasangan itu butuh proses presisi dan perhitungan lebih detail, biar terpasang dengan benar. Fungsi saluran tepi yaitu sebagai filter supaya sampah-sampah dari rumah tidak masuk ke box culvert,” jelasnya.(wh)