Risma Tak Target Pelajar Dapat Nilai Terbaik Unas

Risma Tak Target Pelajar Dapat Nilai Terbaik Unas

Penyelenggaraan Ujian Nasional (Unas) 2014 semakin dekat. Ribuan pelajar mempersiapkan diri menghadapi ujian yang menentukan itu. Begitu pula dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Perempuan nomor satu di Surabaya itu ikut deg-degan dan khawatir dengan kondisi psikologis mereka. Ia pun berpesan khusus kepada para pelajar Surabaya.

“Buat anak-anakku, jangan grogi dan takut,” pesannya di ruang kerja wali kota, Balai Kota, Senin (7/4/2014). Alumnus Arsitektur ITS itu lalu membagikan tips agar tak grogi ,yaitu dengan tidak datang terlambat di lokasi ujian. Sebab katanya, itu menentukan suasana mental saat mengerjakan soal. “Anak-anak harus berangkat pagi. karena nanti bakal berpengaruh (psikologis, Red). Mengganggu kesiapan,” tegasnya.

Risma yakin 100 persen pelajar Surabaya akan lulus Unas. Meski tak memungkiri kemungkinan ketidaklulusan, ia percaya bahwa mereka sejatinya telah mempersiapkan diri dengan baik. “Anak-anak itu sudah siap. Mereka sudah berlatih dan belajar. Cuma karena kadang-kadang labil, akhirnya jadi tidak yakin dan ndakpede,” tukasnya.

Di samping itu, Risma pun menitipkan pesan kepada para orang tua dan guru agar memotivasi putra-putrinya menjelang Unas. “Sampaikan pada putra-putrinya bahwa ujian adalah hal yang wajar. Semua ujian itu harus dilalui,” ujarnya.

Ia tak menargetkan pelajar Surabaya untuk meraih nilai terbaik Unas dibandingkan kota lainnya. Risma berpendapat, jika pelajar Surabaya ditarget mendapat nilai Unas terbaik, mereka akan terpancing untuk menghalalkan segara cara. “Nilai biasa-biasa saja ndak papa asalkan tidak menyontek. Saya nggak menarget harus dapat nilai terbaik,” katanya.(wh)