Risma Sulap Taman Surya Agar Ramah Bagi Difabel

Risma Sulap Taman Surya Agar Ramah Bagi Difabel

Taman Surya yang terletak di halaman Balai Kota Surabaya, bakal beralih rupa. Sebulan belakangan, Pemerintah Kota Surabaya merenovasi taman kebanggaan jantung kota tersebut. Wali Kota Tri Rismaharini ingin membuat taman Surya memiliki tema yang berbeda dengan taman-taman lainnya. Yakni, membuatnya ramah bagi warga difabel, khususnya tuna netra.

Risma mengatakan, ia mencoba membuat taman tematik karena selama ini, warga tuna netra belum mendapat fasilitas memadai ketika berkunjung ke taman. “Iya, aku tata ulang supaya yang ini ramah buat difabel. Terutama untuk warga yang tidak bisa melihat atau buta,” ujarnya di sela-sela sidak pendaftaran BPJS di Balai Kota, Selasa (4/3/2014).

Area paving di kurangi, lalu digantikan dengan keramik. sehingga, pengunjung yang datang ke taman lebih nyaman melangkahkan kaki di sana. Sebelum direnovasi, posisi ketinggian taman lebih rendah daripada pedestrian. Sehingga, air menggenangi Taman Surya begitu hujan turun cukup deras.

Di samping itu, Risma ingin renovasi membawa dampak positif lain. “Aku renovasi ini supaya tempatnya ndak naik-turun. Jadi kalau orang pakai kursi roda bisa langsung masuk. Orang yang tuna netra pun, bisa akses taman Surya,” paparnya.

Agar mereka yang tidak bisa melihat tetap dapat menikmati taman kota, Risma berencana menanam beragam jenis bunga yang baunya lebih semerbak.

“Bunga yang baunya macem-macem gitu,” imbuhnya.

Risma mengatakan, pemkot berencana merenovasi 4 taman lagi bagi warga kota Pahlawan. Dalam waktu dekat, pihaknya akan membuka Taman Keputih. Kawasan Keputih yang lekat dengan kesan kumuh tersebut, digadang-gadang akan menjadi taman bunga terlengkap di Surabaya.(wh)