Risma Serahkan Beasiswa 100 Anak Pasukan Kuning

Risma Serahkan Beasiswa 100 Anak Pasukan Kuning
Anak-anak pasukan kuning yang menerima beasiswa, Minggu (14/9/2014). umar alif/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan agar anak-anak para pasukan kuning (paskun) harus lebih hebat dari orang tuanya. Bahkan, Risma berharap para anak-anak untuk menjadi dokter, wali kota, hingga menteri.

“Kalau punya uang jangan dihabiskan, ya. Dicelengi (disimpan) untuk pendidikan anak-anaknya. Biar jadi paskun nggak apa-apa yang penting anaknya jangan jadi paskun,” ujar Risma kepada ratusan orang tua penerima beasiswa di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Minggu (14/9/2014)

Risma juga mengimbau agar para paskun lebih ikthiar untuk anak-anak mereka. Ini agar kelak anak-anak paskun dapat berkehidupan yang layak.

“Jangan beli macam-macam. Setiap punya uang harus disisihkan untuk pendidikan anak. Saya tidak ingin program beasiswa ini tidak digunakan untuk pendidikan anak, kalau sampai saya temui uang beasiswa digunakan untuk kebutuhan lain, maka semester depan beasiswa akan saya cabut,” imbau Risma.

Risma juga berpesan agar orang tua dan siswa tidak minder. Menurutnya, semua orang memiliki derajat yang sama di mata Tuhan. “Derajat kita sama di mata Tuhan. Kita nggak usah minder. Kita harus percaya diri, bahwa anak-anak kita bisa sukses,” ujarnya.

Selain berharap ke para orang tua, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu juga berpesan agar siswa belajar dengan rajin agar bisa meraih cita-cita.

“Untuk jadi apa yang kita inginkan, kita harus sekolah. Tidak ada dokter hanya lulusan SMA, semuanya pasti sarjana. Tidak ada menteri yang jebolan SMP, pasti dia juga sarjana,” tuturnya.

Karena itu, Risma berharap agar anak-anak penerima beasiswa dapat gigih dalam belajar. “Saya dulu juga bekerja sambil sekolah. Saya tidak pernah main-main soal pendidikan. Kalian juga harus bisa lebih baik dari pada saya,” harapnya.

Selain itu, Risma juga menegaskan program beasiswa ini diberikan untuk para anak-anak paskun agar mereka bisa memiliki kehidupan yang layak ke depannya. “Anak-anak harus belajar yang rajin. Kalau kalian ada yang nakal, saya akan cabut beasiswa semester depan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, External Affairs Director PT HM Sampoerna, Yos Adiguna Ginting, berharap dengan diberikannya beasiswa bagi 100 anak-anak paskun di Surabaya ini agar mereka dapat mengenyam pendidikan yang layak.

“Kami turut mendukung apa yang dilakukan Pemkot Surabaya selama ini. Kami menunjukan itu dengan turut memberikan kontribusi lebih jauh. Di antaranya memberikan beasiswa kepada anak-anak pasku setiap tahunnya,” bebernya.

Yos berharap ke di tahun-tahun mendatang pihaknya dapat terus bersinergi dengan Pemkot Surabaya untuk memajukan pendidikan anak-anak paskun di Surabaya. (wh)