Risma Salurkan Bansos, Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Transportasi

Risma Salurkan Bansos, Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Transportasi

Mensoso Tri Rismaharini saat berkunjung di Surabaya. foto:humas pemkot surabaya

Pemkot Surabaya bergerak cepat mempermudah akses masyarakat penerima bantuan sosial tambahan dari Kementerian Sosial. Bantuan tersebut akan disalurkan di Lapangan GOR Pancasila, Selasa-Rabu (28-29/12/2021).

“Akhir tahun memang semua harus terealisasi. Maka saya minta Pak Wali (Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi) menyiapkan tempat (penyaluran bansos) untuk semuanya, agar bisa selesai dalam waktu dua hari kedepan. Dan hal ini biasa ketika saya memohon kepada Kepala Daerah,” kata Mensos Tri Rismaharini usai melakukan peninjauan penyaluran bantuan di Kelurahan Pakis, Surabaya, Senin (27/12/2021).

Risma mengatakan, warga memang harus dipermudah untuk bisa segera mencairkan bantuan dari pemerintah, termasuk untuk mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

“Karena waktu juga sudah tidak ada, kalau orang tidak mampu membutuhkan biaya transportasi dan itu juga berat bagi mereka. Jadi saya minta, langsung transaksi manual,” ungkap dia.

Oleh karena itu, meskimpun warga belum menerima KKS dan data warga tersebut tersinkronisasi dengan data dari Kementerian Sosial, maka Mensos Risma meminta kepada pihak bank untuk tetap mencairkan bantuan. Sebab, pihaknya telah melakukan penertiban data dan hasilnya banyak nama usulan baru yang belum memiliki KKS.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya memfasilitasi warga untuk mendapatkan bansos yang telah disediakan Kemensos. “Ibu Risma sudah sangat perhatian ke warga kurang mampu di Surabaya, maka pemkot juga bergerak cepat memfasilitasi warga agar mudah mendapatkan bantuan, tanpa ribet sesuai arahan Ibu Risma,” ujar Eri.

Ada sejumlah langkah untuk memfasilitasi penyaluran bansos dari Kemensos. Pertama, menyediakan tempat penyaluran bantuan. Dengan tempat bantuan yang terpusat, semua proses bisa langsung terintegrasi. Jika ada masalah, bisa langsung dicari solusinya.

Kedua, memfasilitasi transportasi warga penerima bantuan dari kelurahan masing-masing menuju tempat penyaluran bantuan. Ketiga, memfasilitasi semua proses sinkronisasi data penerima bantuan. (wh)