Risma: Perkecil Ruang Lingkup Penyebaran Narkoba

Risma: Perkecil Ruang Lingkup Penyebaran Narkoba

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri press release penangkapan bandar narkoba di Polrestabes Surabaya, Senin (3/4/2017).

Tertangkapnya Dua pelaku bandar narkotika oleh Satuan Reserse Narkoba (Sateskoba) Polrestabes Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta agar masyarakat kota Pahlawan untuk memperkecil ruang lingkup atas barang haram tersebut.

Penangkapan bandar narkoba akhir pekan lalu dengan barang bukti yang ditemukan beberapa narkotika jenis sabu-sabu seberat 17,229 Kg, 11.730 butir Ekstasi dan 1.220 butir narkoba jenis happy five.

Dalam gelar press release tersebut, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan kepada 2 tersangka agar mereka segera mengaku atas perbuatannya sebab laporan atas nama kedua tersangka tersebut sudah diketahui.

“Aksi yang mereka lakukan ini akan membawa dampak yang negatif bagi siapa pun, membuat masa depan generasi muda hancur bahkan membawa dampak negatif yang cukup besar bagi banyak orang,” kata Risma.

Saat ditanya bagaimana langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengurangi peredaran narkoba yang ada, Risma menuturkan dirinya akan mengajak warga khususnya mereka yang tinggal di perumahan dan apartemen untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dengan membentuk pengurus perumahan seperti yang sudah dilakukan di kampung-kampung.

“Diharapkan warga segera melapor kepada pihak polisi agar peredaran narkoba di Surabaya perlahan-lahan bisa diberantas,” terang Risma.

Risma juga menambahkan sasaran narkoba kini sudah beralih. Artinya, incaran para pengedar narkoba bukan lagi anak-anak melainkan pekerja kasar seperti, satpam dan tukang becak.

“Untuk menanggulanginya pemkot tengah mendata kondisi mereka dengan cara merehabilitasi mereka, memberikan sosialisasi, dan mempermudah pengurusan BPJS,” kata dia. (wh)