Risma Penuhi Janji, Recovery Jalan Raya Gubeng Tuntas dalam 7 Hari

Risma Penuhi Janji, Recovery Jalan Raya Gubeng Tuntas dalam 7 Hari

foto:ist

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memenuhi janjinya. Perbaikan (recovery) Jalan Raya Gubeng benar-benar dilakukan dalam tujuh hari. Bahkan, wali kota yang sarat prestasi dunia itu ingin Jalan Raya Gubeng difungsikan sore ini.   

“Saya menginginkan sore hari ini jalan tersebut dapat kembali dilalui oleh warga Kota Surabaya. Kalau diizinkan sore dibuka, ya dibuka. Hanya dua lajur saja sore nanti. Karena kita masih bekerja di lajur satunya,” kata Wali Kota Risma di Balai Kota, Rabu (26/12/2018).

Risma menjelaskan bahwa proses perbaikan jalan ambles tersebut telah mencapai tahap akhir yaitu pengaspalan. Pengaspalan yang direncanakan pada malam sebelumnya tersebut terpaksa dilakukan pagi ini karena hujan yang mengguyur.

“Kemarin hujan kita tidak bisa pasang tack coat kita baru bisa pasang prime coat. Dimulai kan sekitar jam 5 pagi. Jadi butuh 8 jam baru setelah itu bisa diaspal. Jadi nanti sekitar jam 1-2 bisa diaspal,” ungkap Risma.

Meskipun segera dibuka, namun jalan ini tidak dapat berfungsi maksimal. Pasalnya, Risma menginginkan pengendara hanya dapat melalui dua lajur di sebelah timur saja.

“Saya masih butuh tempat untuk bekerja masang box di sisi barat pedestrian. Sama SSP itu mungkin 3 hari kelar pasang box nya itu,” jelas Risma.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan juga menyetujui dibukanya jalan tersebut secepat mungkin. Bahkan uji coba jalan pun dilakukan dengan singkat menggunakan alat berat yang sedang beroperasi.

“Kalau sudah nyambung nanti difungsikan lagi. Uji cobanya gak usah buat umum nanti buat kendaraan proyek ini kita bisa coba satu-satu,” ujar Rudi saat ditemui di lokasi.

Pengaspalan sebagian jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Kota Surabaya, Jatim, yang semestinya dilakukan pada Selasa (25/12/2018) malam, sempat tertunda karena faktor hujan.

Adapun untuk pemasangan box culvert sisi barat, masih menunggu pemasangan steel sheet pile  atau dinding vertikal dari besi yang berfungsi untuk menahan tanah dan menahan masuknya air ke alam lubang galian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto sebelumnya mengatakan tahap pengurukan dan pemadatan tanah sebagian Jalan Raya Gubeng yang ambles telah selesai dilakukan dan dilanjutkan tahap pengeringan.

“Semestinya, pengaspalan sudah bisa dilakukan Selasa malam (25/12/2018). Mobil untuk pengaspalan sudah siap di lokasi. Baru tadi pagi pukul 05.00 WIB dilakukan coating (pelapisan tahap akhir),”  katanya. (wh)