Risma: Pengusaha Sukses Tak Pernah Hitung Kegagalan

Risma: Pengusaha Sukses Tak Pernah Hitung Kegagalan
Tri Rismaharini didampingi instruktur dan fasilitator Pahlawan Ekonomi di Kaza City Surabaya, Minggu (1/11/2015). foto: arya wiraraja/enciety.co

Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan untuk menjadi pengusaha sukses dibutuhkan mental yang kuat. “Peribahasa pernah mengatakan. Semakin besar pohon, maka semakin besar pula anginnya,” katanya saat menghadiri pelatihan Pahlawan Ekonomi 2015 di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya, Minggu (1/11/2015).

Dalam sambutannya, Risma memompa semangat berusaha kepada ratusan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang hadir dalam pelatihan tersebut.

“Yang paling penting, kita telah berusaha semaksimal mungkin dalam melakoni usaha kita. Jangan patah semangat. Yang paling penting kita telah memiliki niat, usaha dan kemampuan untuk dapat mengembangkan usaha kita,” ulas perempuan yang pernah mencetak sejarah sebagai wali kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Kata Risma, banyak hal yang didapat ketika seseorang memutuskan menjadi pelaku UKM. Karena seorang bisa mengembangkan diri untuk menjadi lebih sejahtera dan kaya ketimbang mereka yang menjadi pegawai atau buruh.

Ia lalu menjelaskan, jika dalam proses menuju sukses tidak ada yang instan. Perlu dedikasi yang tinggi untuk melakoni usaha. “Siapa yang menyangka para pelaku UKM yang dulunya adalah pedagang kecil sekarang bisa memiliki mobil dan produknya laku dipasarkan sampai luar negeri,” tutur Risma.

Selain itu, imbuh dia, jika dengan menjadi pelaku UKM banyak hal yang dapat diwariskan kepada anak dan cucu kita ke depan. Bukan hanya usaha dan harta, kita juga dapat mewariskan hal yang sangat berharga, yaitu ilmu dagang. Untuk itu, Risma mengajak agar pelaku UKM tidak patah semangat dalam melakoni usaha, karena hal ini menjadi kesempatan terbaik untuk berhasil dan sukses.

Risma yang pernah dinobatkan menjadi salah satu wali kota terbaik dunia itu menuturkan, jika kebanyakan orang yang sukses tidak pernah menghitung kegagalan dan mengeluh. “Banyak orang yang hampir sukses namun tidak kuat mental dalam menghadapi cobaan. Untuk itu, saya mengimbau kepada bapak dan ibu pelaku UKM agar terus berusaha, demi anak dan cucu penerus kita, terutama masa depan arek-arek Surabaya,” tandasnya. (wh)