Risma:  “Ojo Isin, Sing  Penting Gak Nyolong dan Korupsi”

 

Pahlawan Ekonomi BukaLapak3

Walikota Surabaya Tri Rismaharini melecut ratusan  pelaku UKM Pahlawan Ekonomi Surabaya dan Komunitas Bukalapak untuk  terus bersemangat mengembangkan usahanya. Menurutnya,  kegigihan  harus dimiliki agar para pelaku UKM ini tahan banting dan miliki mental sukses. “Ojo Isin. Sing penting gak nyolong  dan korupsi. Nggak usah malu. Ini pekerjaan halal dan mulia,” tegas Risma dalam acara  Kopi Darat Komunitas Bukalapak.com di Balai Kota Surabaya, Minggu (23/8/2010).

Mental malu, rendah diri harus  dibuang jauh. Ini yang menjadi biang dari kegagalan maju dan sukses. Kemajuan sebuah bangsa, tukas Risma, selalu diawali dari mental petarung yang dimiliki rakyatnya. Tarung untuk maju, bukan berkelahi. “Saya katakana. Pekerjaan  ini nggak  kalah mulia dengan  seorang Walikota seperti ini. Bapak ibu sekalian ini justru yang menjadi pahlawan kota ini,” tandasnya.

Mental  baja ini juga diperlukan untuk menghadapi  persaingan di Masyarakat Ekonomi Asean yang bakal  dimulai akhir 2015 mendatang. Persaingan saat itu, ingat Risma, tak sekedar di level atas tapi sudah meluas dan menjalar hingga ekonomi mikro. Nah, jika tak ada kesiapan dari sekarang, bukan tak mungkin akan tergilas persaingan. “Jangan sampai warga Surabaya menjadi tamu di kota sendiri. Tidak boleh itu terjadi. Ini kota kita. Kita yang harus menjadi tuan rumah di sini,” ujarnya berapi-api.

Kendati begitu, diingatkan Risma, tekad itu tak sebatas retorika. Harus ada tindak nyata. Caranya? Berjuang hinga sukses di semua lini kehidupan. Baik dari sisi ekonomi dan memerangi kebodohan. “Penjajahan di era modern sekarang nggak lagi dengan angkat senjata dan perang. Jika tak siap, kita akan dijajah lewat ilmu, teknologi dan ekonomi. Ini yang harus juga kita kuasai dan antisipasi,” pungkasnya. (*)