Risma : Memulai Usaha dan Sukses di Usia Tua Bukan Mimpi

Risma : Memulai Usaha dan Sukses di Usia Tua Bukan Mimpi
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau stan-stan dalam acara Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Karangpilang, Minggu (2/8/2015). arya wiraraja/enciety.co

Memulai usaha dan menjadi sukses di usia tua bukanlah isapan jempol semata. Pasalnya, dengan ikut bergabung di program Pahlawan Ekonomi banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang sukses dengan memulai usahanya di usia yang terbilang tidak muda lagi.

Hal itu dikatakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini salam acara Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Karang Pilang, Minggu (2/8/2015). “Ini kenyataan, kalau menjadi wirausaha itu tak kenal usia,” katanya.

Risma mengimbuhkan, jika dengan menjadi penggiat UKM masyarakat dapat menjadi pebisnis yang ulung. “Banyak contohnya, seperti Chairul Tanjung dan Mark Zuckerberg pendiri Facebook, mereka memulai usahanya dari bawah. Untuk menjadi besar dan sukses dibutuhkan tekat yang kuat dan usaha yang keras,” ujarnya.

Dengan menjadi pelaku UKM, masyarakat Surabaya dapat berkembang dan sukses tanpa ada batasan umur. “Menjadi seorang pengusaha, pedagang atau pebisnis kita tidak dibatasi oleh waktu pengabdian. Berbeda dengan pegawai. Contohnya, mereka yang berprofesi sebagai pegawai negeri, mereka dibatasi waktu pengabdian hingga umur 55 tahun, setelah itu mereka harus pensiun,” tutur salah satu wali kota terbaik dunia itu.

Dia sangat berharap, dengan adanya program Pahlawan Ekonomi ini masyarakat Surabaya dapat mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengahadapi persaingan ekonomi global dan pasar bebas yang nantinya dibawa oleh masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan jika persaingan ekonomi yang di bawa MEA 2015 bukan hanya persaingan di level ekonomi makro, namun persaingan tersebut hingga menyentuh di level ekonomi mikro.

“Kita akan bersaing dengan pelaku UKM dari luar negeri. Sebelum itu terjadi, saya berharap agar masyarakat Surabaya sudah siap. Masyarakat Surabaya harus menjadi tuan dan nyonya di negerinya sendiri. Bukan malah menjadi penonton saat MEA dihelat nanti,” tegas wali kota perempuan pertama Surabaya itu.

Setelah merampungkan sambutannya, Risma menyempatkan diri untuk meninjau stan-stan UKM yang ada di lokasi Road Show Pahlawan Ekonomi, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. (wh)