Risma: Masyarakat Harus Berjuang Demi Kemerdekaan Ekonomi Surabaya

Risma: Masyarakat Harus Berjuang Demi Kemerdekaan Ekonomi Surabaya
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, menjadi Inspektur Upacara HUT Ke-70 Kemerdekaan RI fi Balai Kota, Senin (17/8/2015). arya wiraraja/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa dalam menyambut Dirgahayu ke-70 Kemerdekaan Indonesia, masyarakat harus merebut kemerdekaan ekonomi Surabaya mengahadapi persaingan global mendatang.

“Jangan sampai kita terjajah secara ekonomi. Karena di akhir 2015 nanti kita dihadapkan oleh masyarakat ekonomi ASEAN (MEA),” tutur Risma dalam Upacara Bendera di Balai Kota, Senin (17/8/2015).

Untuk menyikapi MEA, Wali Kota meminta agar masyarakat Surabaya untuk menyatukan semangat dan tekat dalam memajukan Sumberdaya Manusia. “Jangan sampai semangat kebersamaan dan kebangsaan kita luntur, sebagai bangsa yang besar kita harus terus meningkatkan mutu kinerja kita.

Risma menambahkan, jika saat ini pertumbuhan ekonomi Surabaya setelah 2010 terus meningkat. “Salah satunya di tandai dengan naiknya Indeks pembangunan manusia 78 persen  di tingkat kecamatan yang ada di seluruh Kota Surabaya,” papar Risma.

Dalam acara tersebut, juga diserahkan pula berbagai penghargaan untuk beberapa Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) yang kinerjanya mampu mempengaruhi dan berjasa bagi pembangunan Kota. Selain itu, Pemkot juga memberikan beberapa penghargaan bagi Masyarakat Kota Surabaya yang dianggap mampu mempengaruhi dan mengubah lingkungannya menjadi kebih baik lagi.

Prosesi upacara bendera yang dimulai pukul 8.00 WIB tersebut, berakhir pada pukul 9.30 WIB. Dalam acara tersebut turut ditampilkan pula kesenian khas Surabaya, yaitu Tari Perjuangan. Tarian yang dibawakan oleh ratusan siswa Sekolah Dasar itu mengahiri prosesi hikmat periodik 2015 tersebut.