Risma Kampanye Antinarkoba di Pakal

Risma Kampanye Antinarkoba di Pakal
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberi pengarahan bahaya narkoba di Kecamatan Pakal, Kamis (11/6/2015). Umar alif/enciety.co

Tidak ingin generasi muda di Kota Pahlawan menjadi korban keganasan narkotika, Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Surabaya mengadakan seminar di Kecamatan Pakal, Kamis (11/6/2015).

“Pelajar yang sudah terkena jeratan narkoba, maka sangat disayangkan. Masa depan mereka akan suram,” tegas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di depan ratusan pelajar dan karang taruna Kecamatan Pakal.

Seminar yang bertema “Peningkatan Pemahaman Pemuda tentang bahaya HIV/AIDS, Kenakalan Remaja dan Narkoba” tersebut nampak berlangsung guyub dan kekeluargaan.

Risma tidak segan-segan memompa semangat pelajar agar tidak terjerumus ke kehidupan kelam narkoba. Karena dengan memakai narkoba sejak remaja maka akan sulit disembuhkan, mudah terkena penyakit Aids dan akan meningkat jumlah kriminalitas.

“Pemuda harusnya cuma satu belajar. Biar ketika kalian dewasa kelak berguna untuk membangun kota ini. Bila terkena narkoba, belajar jadi menurun dan inginnya cuma terus bertindak kriminal. Hindari narkoba, maka hidup kalian akan indah,” tegas wanita berkerudung ini.

Senada dengan Risma, Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti meminta agar pelajar mewaspadai setiap teman dan orang asing yang mengajak ke perbuatan untuk “menikmati narkoba”.

“Jangan sampai terjerumus. Masa depan kalian masih panjang dan orang di sekitar kalian masih membutuhkanmu. Bila sudah terkena narkoba, maka kami yang akan merehabilitasi anda sekalian,” terusnya. (wh)