Risma Jadi Pembicara Konferensi Ruang Publik di Argentina

 

 

Risma Jadi Pembicara Konferensi Ruang Publik di Argentina

Melihat pencapaian Surabaya dalam pengelolahan ruang publik, membuat United Nations Human Settlements Programme (UN HABITAT) mengundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam konferensi bertajuk The Future of Places di Buenos Aires, Argentina, Rabu (3/9/2014).

Dalam konferensi yang diikuti berbagai negara tersebut, Risma menjadi pembicara tentang keberhasilan Surabaya dalam mengola dan menata ruang publik hingga seluruh kampung di kawasan Surabaya.

“Di bawah kepemimpinan Bu Risma, Pemerintah Kota Surabaya menjembatani agar masyarakat sadar dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Selanjutnya pemerintah akan lebih mudah dalam menata dan mengonsep ruang publik,” ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser.

Pada konferensi tersebut, Risma bicara banyak tentang place governance. Salah satu target Surabaya pada 2030, yakni menyediakan akses universal untuk ruang publik yang aman, inklusif, aksesibel, dan ramah lingkungan.

“Hal ini sudah kita pelopori di Taman Bungkul. Di taman berbagai jenis masyarakat dapat berkumpul untuk menyalurkan energi positifnya. Karena itu, di Taman Bungkul juga kami sediakan sarana untuk lansia, anak-anak, remaja, serta penyandang cacat,” beber dia.

Menurut Fikser, Risma juga memaparkan contoh-contoh bentuk ruang publik yang dibangun di Surabaya. Ini juga yang membuat Surabaya menempatkan potensi ruang publik sebagai garda depan pembangunan Kota Surabaya.

“Ini kesuksesan yang kita tunjukkan ke masyarakat bahwa pembangunan ruang publik untuk mendukung pembangunan yang inklusif. Selain itu, untuk mengurangi kesenjangan sosial di Surabaya. Ini juga akan membuka lapangan pekerjaan dan pengembangan layanan kesehatan untuk masyarakat,” urainya.

Kata dia, dalam forum tersebut, nantinya beberapa program Surabaya akan menjadi acuan untuk menyusun sebuah panduan dan prinsip universal tentang ruang publik yang ideal.

Konferensi tersebut juga akan menjadi masukan penyelenggaan konferensi HABITAT III pada 2016 mendatang. Konferensi yang diselenggarakan PBB itu rencananya mengundang praktisi lokal, nasional, dan internasioal. (wh)