Risma Ingin Surabaya jadi Pusat Ekonomi Kreatif Indonesia

Risma Ingin Surabaya jadi Pusat Ekonomi Kreatif Indonesia
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi stan dalam Roadshow Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Gubeng, Senin (22/6/2015). Arya wiraraja/enciety.co

Warga Kota Surabaya harus siap saat Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diberlakukan  pada Desember 2015 mendatang.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menghadiri Roadshow Pahlawan Ekonomi Surabaya di Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Senin (22/6/2015).

“Kami berkeinginan mengubah Kota Surabaya sebagai pusatnya ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Risma, lalu disamput aplaus panjang warga yang hadir.

Kata Risma, menjadi enterpreneur adalah salah satu cara untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA. “Demi anak-anak kita di masa depan, jangan sampai warga Kota Surabaya hanya menjadi pasar dalam perputaran uang di MEA,” tegasnya.

Menurut wali kota peremuan pertama di Surabaya itu, dengan penduduk Kota Surabaya yang mencapai tiga juta jiwa, saat ini Surabaya menjadi incaran para insvestor dari luar negeri.

“Jika kita tidak dapat berkompetisi dalam MEA, kita akan merugi,” papar Risma.

Selain itu, Risma juga berpesan pada generasi muda Surabaya agar berhati-hati dengan pergaulan bebas yang di bawa MEA mendatang.

“Saya berpesan pada anak-anak muda, menjadi modern bukan berarti terjebak dalam pergaulan bebas. Menjadi modern ialah menjadi pribadi yang maju, baik maju secara pengetahuan individu maupun dalam kehidupan sosial,” ungkapnya.

Setelah memberikan sambutan dan memotivasi anak-anak muda, Risma menyempatkan diri untuk mengunjungi stan-stan penggiat ekonomi kreatif. (wh)