Risma Ikut Layani Warga Urus Jamkesmas di Balai Kota

Risma Ikut Layani Warga Urus Jamkesmas di Balai Kota
Berada di antara staf Dinas Kesehatan, Risma turun langsung mengurus pendaftaran BPJS warga peserta Jamkesmas di Balai Kota, Selasa (4/3/2014)

 

Perempuan berkerudung gelap itu melambaikan tangannya. Sesekali ia memundurkan kursi, mempersilakan nenek-nenek dan ibu-ibu yang sedari pagi mengantre di Balai Kota Surabaya, Selasa (4/3/2014).

“Ayo Bu, sebelah sini, sebelah sini,” seru dia seraya berjalan ke arah warga yang duduk di kursi tunggu yang berjajar di lobi Balai Kota. Ia sengaja membantu warga mengurus peralihan kartu Jamkesmas.

Warga yang melihat kehadirannya pun langsung akrab. Tanpa komando pun mereka berucap lantang,  “Itu kan Bu Risma (Tri Rismaharini, wali kota Surabaya, red).”

Pagi itu, Risma melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Balai Kota, setelah pagi hari ia berkeliling di beberapa sudut kota Surabaya. Ia datang didampingi ajudannya, Fahmi, dan Kabag Humas Muhammad Fikser.

Di Balai Kota, Risma ikut melayani warga mengurus peralihan kartu Jamkesmas. Ia duduk di antara deretan staf Dinas Kesehatan Surabaya. Bersenjata staples, ia mempersilakan warga agar mendaftar padanya.

“KTP-nya mana, pak? Sudah difotokopi belum?” tanyanya kepada seorang bapak.

Beberapa kali Risma harus menerangkan kembali, bahwa usai mendaftar ke pemkot, warga tak perlu khawatir ketika berobat ke puskesmas. “Mangke njenengan pun bingung. Pemkot niki ndaftarno teng BPJS (Nanti bapak nggak usah bingung. Pemkot ini mendaftarkan ke BPJS),” ucapnya.

Sejak Sabtu (1/3/2014) hingga Selasa (4/3/2014), warga Surabaya diberi kesempatan untuk mendaftar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Balai Kota Surabaya. Sampai hari keempat pendaftaran, diperkirakan 6.000 warga telah mendaftar peralihan Jamkesmas ini.

Risma menyatakan, pihaknya akan terus membuka posko pendaftaran dadakan tersebut hingga pendaftarnya tinggal sedikit. Ia mengaku, Senin (3/3/2014) lalu, jumlah pendaftar mulai sedikit.

“Sampai kapan dibuka? Ya kita akan buka sampai nanti pesertanya sedikit. Daripada mereka ke BPJS Surabaya. Karena BPJS itu kan, campur sama masyarakat umum yang ingin mendaftar ke program BPJS, sehingga beban penanganannya berat,” ujarnya.

Dengan mendaftar langsung ke Balai Kota, lanjut Risma, pihaknya memang memprioritaskan bagi mereka yang memegang kartu Jamkesmas. “Nanti langsung pemkot yang mengubah (kartu, Red) ke BPJS,” tutur dia.(wh)