Risma Beri Kunci Sukses UKM Bisa Bertarung di Era Global

Risma Beri Kunci Sukses UKM Bisa Bertarung di Era Global
Tri Rismaharini bertemu dengan komunitas industri kreatif dan UMKM di Rungkut Mejoyo, Surabaya, Rabu (7/9/2015).

Tri Rismaharini, mantan Wali Kota Surabaya, memaparkan, ada dua poin penting yang wajib dilakukan agar dapat bersaing dalam pertarungan bisnis global. Pertama, produk-produk para pelaku Usaha kecil menengah (UKM) yang ada agar segera dipatenkan.

 

“Merek produk itu sangat penting dan harus segera dipatenkan, dan merek itu tidak boleh mau diubah oleh pembeli dalam jumlah banyak,’’ kata  Risma saat bertemu dengan komunitas industri kreatif dan UMKM di Rungkut Mejoyo, Surabaya, Rabu (7/9/2015).

 

Kemudian, sambung Risma, catatan penting lainnya adalah bagaimana pelaku industry kreatif UMKM ini bisa inline dengan perbankan. Karena di era modern sekarang ini transaksi jarang lagi dilakukan secara tradisional.

 

“Mereka harus memahami apa itu cek, dan transaksi dengan asing secara online. Sehingga tidak mudah ditipu atau batal transaksi hanya karena tidak tahu bisnis online-nya,” tutur Risma.

 

Ia dengan tegas meminta agar para kelompok industri kreatif yang tumbuh subur di Kota Surabaya juga mulai dan serius mempelajari hubungan perdagangan dengan pihak asing. Apalagi, dalam rangka menyambut era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), persaingan dengan produsen asing kian gencar terlihat.

 

“Kalau tidak, kita akan kalah dengan mereka. Kita harus menjadi tuan dan nyonya di negeri sendiri lho rek,” pesannya.

 

Dalam kesempatan itu, ia juga menyempatkan diri untuk meninjau dan dialog dengan pelaku industri kreatif UKM dari kelompok Asosiasi Bunga Kering dan Bunga Buatan (Aspringta) dan kelompok Mandiri.

 

Beberapa anggota di antaranya juga merupakan anggota dari Pahlawan Ekonomi. Di antaranya produk yang membuat Risma bangga adalah  kerajinan  pajangan rumah dari olahan bunga kering, serta asesoris wanita berbahan daur ulang. Karya mereka kian laris bak ‘pisang goreng’ diminati  pasar luar negeri.

 

“Pertahankan kualitas dan terus perbaiki untuk bisa berhasil menembus pasar internasional,” tandas Risma.  (wh)