Risma Akan Bangun Museum Surabaya Tempoe Doeloe

Risma Akan Bangun Museum Surabaya Tempoe Doeloe

 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpikan memiliki museum khusus mengenai sejarah Surabaya. Risma membeberkannya usai melepas 52 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Balai Kota, Kamis (3/4/2014).

“Iya aku pengen punya museum tentang Surabaya. Tapi aku masih ngumpulin koleksinya. Ayo kita lihat ke lantai 2,” ajaknya kepada beberapa wartawan.

Risma mengaku tengah mengumpulkan koleksi barang-barang jadul, baik yang ada di Balai Kota dan dinas-dinas se-Surabaya. Mulai brangkas, uang lama, alat ukur, lukisan, dan lain-lain.

“Ada banyak yang di bunker, di lantai 2, dinas-dinas. Tapi saya ingin membuat museum itu ndak di sini. Di sini untuk pelayanan saja sudah crowded,” tandasnya.

Koleksi-koleksi itu, terutama untuk uang lama dan keping mata uang lama, diteliti oleh pihak Museum Trowulan. Rencananya Risma ingin membeli rumah sebagai museum.

 “Ndak buka lahan, pengennya yang bentuk rumah kuno begitu. Kemarin maunya beli rumah di pojokan jalan Bintoro. Tapi mahal sekali, harganya sampai Rp 40 miliar,” ujarnya.

Risma mengungkapkan, selama ini kota Pahlawan belum punya museum sendiri. Museum yang dimaksud sejatinya berbeda dengan museum yang terdapat di bawah Tugu Pahlawan. Ia mengisahkan asal muasal museum bawah tanah tersebut.

“Awalnya supaya bagaimana caranya agar Tugu Pahlawan bisa hidup. Alhamdulillah kita dapat sumbangan, mengalir terus dari pak Haryo Kecik, dari HR Muhammad, Bung Tomo, hingga Mayjend Sungkono,” urainya. Manfaatnya sekarang terasa. Masyarakat ramai mengunjunginya.

Sebelumnya, di Surabaya terdapat Museum Mpu Tantular. Namun sejak tahun 2009 dipindah ke Sidoarjo. “Nggak tahu apa alasannya kok dipindah,” kata Risma. Sayangnya, Risma tak mungkin membawa kembali koleksi yang berkaitan dengan sejarah Surabaya sejak masih berstatus kerajaan dan karesidenan. Sebab, sudah telanjur dimiliki Mpu Tantular. “Ya sudah nanti museumnya khusus tentang sejarah kota Surabaya. Surabaya Tempoe Doeloe,” ujarnya.(wh)