Risma Ajak Warganya Doa Bersama untuk Korban AirAsia

Risma Ajak Warganya Doa Bersama untuk Korban AirAsia
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menemui keluarga korban AirAsia di Bandara Juanda, Rabu (31/12/2014. avit hidayat/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau warganya agar tidak merayakan Tahun Baru 2015 dengan berlebihan. Ibu dua anak ini juga akan mengajak warganya mengawali Tahun Baru dengan doa bersama untuk para korban AirAsia .

Menurut Risma, sebagai bentuk penghormatan kepada para korban pesawat AirAsia, pihaknya akan mengajak warganya berdoa bersama di sejumlah titik kumpul warga Surabaya mulai pukul 16.00 nanti. Risma akan berdoa melalui Handytalky (HT) yang diteruskan petugas Linmas ke seluruh warganya.

Meski demikian, Risma tidak bisa menghentikan perayaan tahun baru karena perayaan tahun baru 2015 biasanya didatangi warga luar kota yang berkunjung ke Surabaya.

“Kita nggak bisa kan. Karena tidak hanya warga Surabaya yang datang tapi banyak orang lain, jadi nggak bisa menghentikan perayaan tahun baru. Setelah jam 16.00 sore nanti saya akan melakukan pantauan HT di Linmas. Saya ajak (warga) berdoa bersama di sejumlah titik di Surabaya,” tuturnya saat ditemui di Crisis Center Bandara Juanda II Surabaya, Rabu (31/12/2014).

Risma juga menyampaikan bahwa perayaan tahun baru kali ini tidak harus mewah. Dibanding tahun lalu, perayaan tahun baru kali ini akan lebih kecil dengan hanya mendirikan sejumlah panggung kecil untuk warga menikmati car free night (CFN).

“Saya sudah menyampaikan kalau perayaan tidak harus mewah. Nanti ada panggung Car Free Night (CFN) tujuannya bukan hura-hura. Ini karena pada 2010 meninggal 5 jiwa dan 25 kecelakaan, 2012 meninggal 3 dan terjadi 65 kecelakaan. Lah 2013 kita adakan Car Free Night (CFN) dan tidak ada yang meninggal dan kecelakaan. Karena tujuan CFN ini untuk menghilangkan aktivitas hura-hura jadi tujuan utamanya itu, bkan jhura-hura,” jelasnya.

Kegiatan CFN juga terbukti menekan jumlah penggunaan knalpot brong yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Itu knalpot brong membuat sepeda motor terbakar dan kena orangnya dan bnayak kecelakaan. Tujuannya (CFN) untuk menekan kecelakaan. Kita juga jarang pakai kembang api, tidak punya duit tidak pakai kembang api nanti,” jelas dia. (wh)