Risma Ajak Masyarakat Lawan Penjajahan Ekonomi

Risma Ajak Masyarakat Lawan Penjajahan Ekonomi
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan keterangan memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota Surabaya, Rabu (1/10/2014).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menilai penguatan Kesaktian Pancasila saat ini harus dimulai dengan berani melawan bentuk penjajahan ekonomi yang masuk Indonesia. Ini dikatakannya saat memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota Surabaya, Rabu (1/10/2014).

“Saya berharap terutama kepada anak-anak untuk membentengi dirinya denga nilai-nilai Pancasila. Karena di era sekarang berbagai ideologi dan aliran bisa masuk dengan mudahnya,” ujar Risma kepada ribuan peserta yang terdiri dari jajaran SKPD Surabaya, TNI, dan Kepolisian Resor Surabaya.

Menurut Risma, sekarang bukan lagi masa di mana Indonesia dirongrong oleh PKI dan bentuk penjajahan secara fisik. Sekarang ia menilai godaannya sangat banyak sekali terutama untuk sektor ekonomi.

“Terlebih, tahun depan kita juga menghadapi era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015. Ini menjadi tantangan kita bersama. Kita bisa saja dijaja jika kita hanya menjadi pasar ekonomi negara lain. Kita harus bersain dan mempertahankan kebutuhan hidup kita sendiri,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya mengaku akan menggenjot pembekalan kepada anak-anak akan pentingnya kesadaran untuk tetap mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Kami berharap kita semua bisa bersatu untuk membangun Surabaya lebih baik. Karena di daerah sana, masih banyak yang menderita butuh pertolongan. Itu menjadi tugas kita bersama untuk menyelesaikan itu,” tambahnya singkat.

Pada peringatan upacara kali itu, terlihat sejumlah veteran perang Surabaya diundang untuk memberikan testimoni selama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda. (wh)