Risma Ajak Anak Muda Jadi Pelaku Usaha

Risma Ajak Anak Muda Jadi Pelaku Usaha

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat memberikan pemaparan dihadapan puluhan anak muda Desainer Tatarupa Batch IV dan V pada acara Launcing Layanan Terpadu Digital Media Marketing dan Financial Literacy Pelatihan Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya, Sabtu (25/3/2017).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali mengingatkan para anak muda Kota Surabaya untuk mau menjadi pelaku usaha. Hal tersebut disampaikan olehnya saat menghadiri acara Launcing Layanan Terpadu Digital Media Marketing dan Financial Literacy Pelatihan Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya, Sabtu (25/3/2017).

Dihadapan puluhan anak muda Desainer Tatarupa Batch IV dan V yang hadir, dirinya menjelaskan, jika perjuangannya selama ini dalam mengubah wajah Kota Surabaya juga harus diimbangi oleh keinginan generasi muda yang bakal mewarisi hal tersebut. “Rugi jika kalian tidak memanfaatkan perubahan positif Kota SUrabaya. Ibu selama ini terus berupaya untuk mengubah Kota Surabaya menjadi bagus juga semata-mata untuk dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus, tidak lain ya kalian-kalian ini,” cetus salah satu Wali Kota terbaik dunia itu.

Dalam kesempatan itu, Risma juga menjelaskan, jika ke depan Kota Surabaya bakal berubah menjadi kota perdagangan dan jasa. Hal tersebut ditandai oleh banyaknya infrastruktur penunjang yang telah dirinya bangun di Kota Pahlawan.

Lantas, agar kerja keras yang dia lakukan tidak sia-sia dikemudian hari, Risma sangat berharap agar para anak muda Kota Surabaya untuk dapat lebih memanfaatkan hal tersebut dengan menjadi pelaku usaha. “Untuk itu, kalian sebagai anak muda harus mampu lebih berfikir kreatif dengan ikut menjadi pelaku usaha,” tegas Risma lagi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota perempuan pertama Surabaya itu juga memaparkan perkembangan Kota Surabaya kedepan kepada puluhan anak muda yang hadir. Kedepan, selain sebagai Kota perdagangan dan jasa, Surabaya juga bakal menjadi kota wisata modern dengan konsep vintage. Sehingga Kota Surabaya tidak akan menghilangkan icon-icon asli khas Surabaya, diantaranya kampung lawas dan beberapa icon bangunan kuno Surabaya.

“Dengan perkembangan tersebut, saya sangat ingin agar kalian dapat bersiap, sehingga kedepan kalian dapat menuai nilai positif dan memanfaatkan perkembangan tersebut,” tandas Risma.  (ram)