Ribuan Pelajar Surabaya Deklarasi Penggerak Perubahan Bareng Risma

Ribuan Pelajar Surabaya Deklarasi Penggerak Perubahan Bareng Risma
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri deklarasi massal sebagai Penggerak Perubahan Kota Surabaya di Hotel Empire Palace, Surabaya, Jumat (26/9/2014). avit hidayat/enciety.co

Sedikitnya 2.500 pelajar se-Surabaya melakukan aksi deklarasi massal sebagai Penggerak Perubahan Kota Surabaya di Hotel Empire Palace, Surabaya, Jumat (26/9/2014). Deklarasi yang dilakukan untuk Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) dilakukan bareng Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dalam sambutannya, Risma menghimbau agar para siswa agar terus belajar menggapai cita-cita masing-masing. Caranya memanfaatkan teknologi untuk menjadi sarana menimba ilmu. “Jangan berpikir modern itu adalah kenakalan. Modern itu adalah berprestasi, sayang,” ujarnya.

Risma menegaskan mulai hari ini agar seluruh siswa di Surabaya harus lebih giat dalam menimba ilmu. Di antaranya memanfaatkan internet untuk lebih berprestasi.

“Pintar itu tidak harus pandai menghitung matematika atau pandai dalam membahas mata pelajaran sekolah. Pintar itu adalah siswa yang bisa terus berprestasi, apapun itu,” imbaunya.

Dalam kesempatan itu, Risma juga terlihat bercengkrama dengan satu di antara peserta dari SDN Dharma Mulya Surabaya, Abigail. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan kepada wali kota Surabaya.

“Bu Risma saya pengen tanya, bagaimana caranya jadi siswa berprestasi, Bu? ”cetus siswa kelas 5 SD itu.

Risma dengan wajah gembira menanggapi pertanyaan Abigail dengan pelukan sembari mengingatkan Abigail agar tidak lupa giat belajar. Setelah itu, Risma lantas memberi hadiah Abigail bingkisan.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu juga mengajak deklarasi massal. Satu di antara poin deklrasi yang serentak digemakan itu, yakni menggunakan internet untuk mendorong kemajuan negeri secara sehat, aman, dan berbudaya.

Juga berperan aktif dalam mendampingi setiap permasalahan yang dihadapi rekan, menyatukan tekad demi kemajuan pemuda Surabaya, dan Berkepribadian luhur serta menjaga integritas dalam kehidupan masyarakat.

Tidak hanya itu, ribuan siswa juga dihibur beberapa tarian tradisional yang dimainkan pelajar Surabaya. Beberapa pertunjukan seperti wayang dan band yang personelnya semua masih anak-anak dipamerkan.

Risma tidak bisa menutup kebahagiannya. Ia tampak berkaca-kaca saat diberikan sebuah lagu dari anak-anak Linponsos Surabaya. Semua peserta pun ikut serentak menyanyi bersama untuk Risma. (wh)