RI Siap Patroli Gabungan Bareng Malaysia-Filipina Cegah Perompak Laut

RI Siap Patroli Gabungan Bareng Malaysia-Filipina Cegah Perompak Laut

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi berolahraga bersama 4 ribu prajurit Marinir di Karang Pilang, Surabaya, Jumat (13/5/2016).

Prajurit TNI Angkatan Laut menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan tentara dari Malaysia dan Filipina guna melakukan patroli gabungan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi usai memimpin olah raga bersama dengan prajurit TNI AL wilayah Surabaya, di Sarang Petarung Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jumat (13/5/2016).

“Kami siap patroli gabungan dengan negara Malaysia dan Filipina untuk patroli gabungan dengan mengerahkan kapal dan pesawat serta prajurit Angkatan Laut yang terlatih,” kata Kasal Laksamana TNI Ade Supandi.

Rencananya, negara Indonesia, Malaysia, Filipina akan berpatroli bersama di perairan Laut Sulu dan Laut Sulawesi usai dilakukannya pertemuan trilateral di Istana Kepresidenan Yogyakarta hari Kamis (05/05/2016) lalu.

Dalam pertemuan ini menghasilkan kesepakatan patroli laut gabungan lintas batas. Indonesia memrakarsai pertemuan itu setelah adanya awak kapal yang diculik di laut oleh kelompok militan jaringan Abu Sayyaf yang beroperasi perairan di Filipina Selatan.

Juga, sebelumnya TNI AL berhasil menangkap 9 perompak asal Indonesia yang membajak kapal MV Hai Soon asal Singapura, Senin (9/5/2016) lalu.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi sendiri hadir di Bhumi Marinir Karangpilang guna melakukan olah raga bersama dengan 4000 prajurit TNI AL wilayah Surabaya. Kegiatan yang diawali dengan senam aerobik di lapangan apel bhumi Marinir Karangpilang dipimpin oleh Perwira Jasmani dari Pasmar-1.

Setelah senam aerobik, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat keliling kesatrian dan menuju lapangan tembak internasional FX. Soepramono sejauh 4 km. Setelah sampai di lapangan tembak, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan prajurit yang dihibur oleh Orkes Melayu New Palapa dan D’Brigif.

Disela-sela hiburan prajurit, pada kesempatan tersebut Kasal Laksamana TNI Ade Supandi menerima piagam penghargaan renang selat Madura terbanyak dengan jumlah 2.016 personel, dengan menggunakan pakaian dinas lapangan (PDL) oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana,S.E yang mendapat apresiasi dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Tertulisnya diikuti 2016 prajurit tapi sebenarnya yang ikut 2083 Marinir untuk mengukir prestasi. Tapi ndak mengapa. Pertahankan terus karena ke depan akan banyak kegiatan,” lanjutnya sambil meminta agar kegiatan renang selat Madura yang diadakan setiap 20 tahun sekali harus ditingkatkan menjadi setiap 5 tahun. (wh)