Resmikan SMPN 56, Risma Minta Anak-Anak Wujudkan Minatnya

Resmikan SMPN 56, Risma Minta Anak-Anak Wujudkan Minatnya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan SMPN 56, Senin (9/1/2017).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN ) 56 di Dukuh Kupang Barat, Senin (9/1/2017). Dalam kesempatan tersebut, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini berpesan kepada kepala sekolah dan guru-guru agar terus memantau sekaligus memfasilitasi anak-anak yang berbakat tak hanya di ilmu sains.

Risma meminta agar para guru melakukan antisipasi mix and match di antara dunia pendidikan dan pekerjaan. Minat dan bakat para pelajar harus dapat diakomodasi oleh sekolah. Risma juga berjanji, tidak menutup mata untuk kepentingan seperti itu.

“Arahkan anak-anak sesuai minat dan bakat. Saya berharap kepala sekolah mendukung penuh. Anak-anak jangan dilepas untuk mencapai goal dan tujuannya. Saya ingin ada sutradara atau perancang model terkenal yang lahir dari Kota Surabaya, tak hanya profesional di bidang sains,” tegas Risma.

Peraih ideal mother award dari Kairo Mesir ini meneruskan, bahwa tantangan era sekarang berbeda. Pelajar di era sekarang, rasa ingin tahunya tinggi. Oleh karena itu, Risma berpesan agar para guru dan kepala sekolah dapat memberikan perhatian yang tinggi kepada para siswa.

“Anak-anak ini rasa ingin tahunya tinggi, tak hanya hal baik, melainkan hal buruk pun mereka juga ingin tahu. Oleh karena itu, saya ingin para guru dan kepala sekolah terus memantau dan memberikan perhatian kepada anak-anak kita ini,” tuturnya.

Risma berpesan agar masing-masing sekolah dapat menjaga harmonisasi tidak hanya dalam proses bersosialisasi, namun juga kebersihan bangunan dan lingkungan. Pasalnya, bangunan smpn 56 tersebut berada satu area dengan SDN Dukuh Kupang I.

“Saya tahu tidak mudah jika di dalam satu area ada dua sekolah, mari kita berfikir bersama jangan sampai ada egoisme di dalam satu atap ini. Sesekali saya akan datang kemari, saya akan cek mulai dari kebersihan hingga kerukunan. Tolong dijaga” papar dia. (wh)