Reputasi Profesional Surabaya Pukau Juri Socrates Awards

 

Reputasi Profesional Surabaya Pukau Juri Socrates Awards

Reputasi profesional dan pengalaman baik Kota Surabaya menjalankan berbagai program, membuat Kota Pahlawan unggul dibandingkan kota lain di dunia.

Hal itu diungkapkan Manajer Event Europe Business Assembly (EBA), Mary Winger, Rabu (17/4/2014) malam waktu setempat. Berkat keunggulan tersebut, Surabaya dianugerahi Socrates Awards untuk kategori City of The Future: Innovations.

Mary mengatakan, presentasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tentang pengalaman ibu kota provinsi Jatim itu menarik. Terutama di mata para peserta yang datang dari Eropa Timur, Uni Afrika, Liga Arab, ASEAN, BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa), pengalaman pemkot mengatur Surabaya mampu meningkatkan daya tarik investasi.

Keputusan pemberian penghargaan tertinggi Socrates Awards itu, lanjut Mary, didasarkan pada kriteria penilaian. Di samping reputasi yang profesional, reputasi publik dan reputasi ekonomi juga menjadi penilaian dewan juri.

“Reputasi profesional tersebut dilihat dari pengalaman kerja, efektivitas pelaksanaan program pemerintah. Lalu bagaimana kota mampu menetapkan tujuan dan tanggung jawab atas keputusan yang dibuat, partisipasi dalam konferensi, pameran, kompetisi,” ujarnya. EBA turut mengamati baiknya Surabaya dalam memantau (monitoring) pekerjaan yang dilakukan, penerapan teknologi IT yang up-to-date, tindakan, dan efisiensi feedback. “Termasuk komitmen untuk pengembangan profesional dan kepatuhan terhadap etika profesi,” urainya.

Indikator reputasi publik terdiri atas partisipasi dalam pelaksanaan proyek-proyek sosial, prestasi yang unik, kegiatan transparansi, kutipan di nasional maupun internasional search engine, dan tingkat kemunculan di media massa. Serta jumlah umpan balik positif dan negatif yang wajar, kerja sama dengan organisasi-organisasi internasional, juga manfaat kepada masyarakat dan negara. Sedangkan elemen-elemen reputasi ekonomi meliputi potensi daerah, biaya hidup, sumber daya manusia, kualitas hidup, infrastruktur dan warisan budaya, plus bisnis yang ramah.

EBA adalah perusahaan independen berbasis di Inggris yang memberi perhatian terhadap pengembangan ekonomi, sosial, dan budaya. Sebagai organisasi non-pemerintah, EBA mempromosikan transformasi ekonomi praktis, pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan.

Setiap tahunnya, EBA menyelenggarakan London Summit of Leaders yang merupakan forum para pengusaha jasa konstruksi, produsen bahan bangunan, perusahaan arsitektur, lembaga penelitian, organisasi komersial, arsitek dan desainer, serta investor dari lebih dari 30 negara di Eropa, Asia, Afrika dan Amerika. Di sela-sela forum tersebut juga dilakukan penyerahan Socrates Award kepada para pemenang.

Selain kategori City of the Future: Innovations (Kota Masa Depan: Inovasi), Socrates Awards memberikan penghargaan pada kategori lainnya. Yakni Best Construction Company, Best Architect of the Year, Best Innovative Building Product of the Year, Best Construction Project of the Year, dan Best Design Product.(wh)