Reklamasi 16 Ha, Ancol Bakal jadi Taman Bermain Internasional

 

Reklamasi 16 Ha, Ancol Bakal jadi Taman Bermain Internasional

Taman Impian Jaya Ancol bakal diproyeksikan menjadi taman bermain internasional.   Langkah ini seiring dengan rencana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada PT Pembangunan Jaya Ancol, selaku pengelola Ancol.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menerangkan untuk membuat Ancol  menjadi taman bermain berkelas internasional, PT Pembangunan Jaya Ancol akan melakukan reklamasi pantai seluas 16 hektar. “Sekarang kan orang-orang kaya atau kelas menengah kalau liburan itu kemana? Ke Jepang, Korea dan negara lainnya kan. Nah kita pengen juga, punya taman bermain yang sekelas dengan taman bermain internasional di negara-negara lain,” kata Basuki.

 Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Gatot Setyo Waluyo membenarkan pihaknya ingin menaikkan status Ancol dari taman hiburan kelas nasional menjadi taman hiburan berkelas internasional.

“Makanya kami akan angun satu theme park (taman bermain) diatas lahan reklamasi untuk menaikkan imej Ancol dari national brand menjadi international brand,” kata Gatot.

Segmentasi taman bermain di lokasi reklamasi ini berbeda dengan Dunia Fantasi (Dufan). Bahkan wahana yang dibangun tidak akan sama dengan yang ada di Dufan.

“Segmentasinya berbeda. Kita mungkin akan ada banyak theme park yang di laut karena lahannya ada di atas lahan reklamasi. Jadi memang untuk penamaannya kami akan pakai Dufan Ocean,” paparnya.

Untuk mencapai rencana tersebut, lanjutnya, PT Pembangunan Jaya Ancol akan bekerja sama dengan operator luar negeri yang dapat membuat  Ancol sebagai International Destination Theme Park.

Diharapkan, perubahan status ini dan pembangunan theme park ini bisa diwujudkan pada tahun 2018 mendatang. Karena itu, reklamasi pantai akan dilakukan tahun ini dan ditargetkan dapat rampung pada tahun 2015.

“Kemudian pada awal tahun 2016 kita mulai pembangunan theme park tersebut. Dibutuhkan waktu 1,5 tahun hingga dua tahun untuk menyelesaikan pembangunan theme park itu,” ujarnya.

Untuk pengembangan taman hiburan Ancol menjadi taman hiburan internasional, Gatot mengungkapkan pihaknya membutuhkan biaya mencapai Rp 1,6 triliun untuk tahap pertama. Selanjutnya, akan ada pengembangan reklamasi untuk pembangunan hotel dan fasilitas lainnya. (bst/ram)