REI: Perlu Ada Pembatasan Harga untuk Pembeli Asing

REI: Perlu Ada  Pembatasan Harga untuk Pembeli Asing
ilustrasi: reksana.info

Real Estate Indonesia (REI) mengatakan, perlu adanya pembatasan harga yang boleh dibeli oleh WNA. Bila tidak dibatasi harganya akan membahayakan sektor properti, terutama untuk kelas menengah keatas. “Saya setuju harga properti asing ini dibatasi harganya,” kata Ketua Umum REI Eddy Hussy.  Terkait dengan WNA yang diberi peluang memiliki properti sampai 80 tahun dan bisa diwariskan, dia mengaku hal itu sudah cukup bagus dan memberikan kepastian kepada pasar.

Eddy meminta agar setiap warga negara asing (WNA) bisa membeli properti di Indonesia. Pembeli properti dari kalangan WNA tidak perlu disyaratkan memiliki izin tinggal dan izin kerja di Indonesia “Bagusnya cukup (WNA) yang memiliki paspor dan bankable,” katanya.

Harapan itu dikemukakan Eddy setelah melihat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 103 Tahun 2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia. Dalam aturan itu ditegaskan bahwa WNA atau Orang Asing yang dapat memiliki rumah tempat tinggal atau hunian adalah Orang Asing pemegang izin tinggal di Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (bst)