Real Madrid jual Nama Stadion ke Abu Dhabi

Real Madrid jual Nama Stadion ke Abu Dhabi

Real Madrid akan menandatangani perjanjian ekonomi paling dramatis dalam sejarah sebuah klub sepak bola. Los Blancos dikabarkan akan menjual nama Stadion Santiago Bernabeu kepada perusahaan investasi Abu Dhabi, IPIC (International Petroleum Investment Company).

Nilainya tak tanggung-tanggung antara 450 dan 500 juta euro (sekitar Rp 7-7,7 triliun) untuk masa kontrak 20 tahun, atau setara 25 juta euro per tahun hingga 2034.

Marca menyebutkan, perjanjian tersebut berkaitan dengan penggabungan sponsor untuk nama stadion. Kelak, nama Santiago Bernabeu akan diubah atau dinamakan ulang sesuai dengan kesepakatan. Madrid sudah lama memikirkan untuk mengubah nama panggung itu dan sepertinya negosiasi akan berakhir. Pihak klub sepakat dengan dana investasi dari IPIC, yang 100 persen merupakan milik pemerintah Uni Emirat Arab, dan dijalankan oleh anggota keluarga kerajaan.

Meski IPIC yang menandatangani kerjasama dengan Madrid, namun nama stadion tidak terkait dengan perusahan itu. Namanya kemungkinan dihubungkan dengan kerajaan, seperti Bernabeu Abu Dhabi, Abu Dhabi Bernabeu, atau semacamnya. Sejauh ini masih belum dijelaskan.

Dengan perjanjian itu, Madrid akan punya dana untuk merenovasi stadion. Pekan lalu, Los Blancos dan National Bank of Abu Dhabi juga telah menandatangani kesepakatan sponsorship. Presiden Madrid Florentino Perez mungkin paham pengubahan nama akan mengundang reaksi fans. Namun, angka-angka dalam jumlah besar yang berseliweran dalam benaknya membuat  bisnis itu sulit untuk ditolak. (snd/ram)