Rayakan Hari Ibu, Risma Ingin Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Rayakan Hari Ibu, Risma Ingin Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyerahkan hadiah kepada pemenang Creative Industri Pahlawan Ekonomi 2014 di Taman Surya, Minggu (21/12/2014). avot hidayat/enciety.co

Kemeriahaan Awarding Pahlawan Ekonomi (PE) Surabaya 2014 juga digunakan oleh Wali Kota Surabaya untuk mengajak ibu-ibu merayakan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.

Risma berharap, ibu-ibu di Surabaya bisa membimbing anak-anaknya menjadi generasi unggul dan bisa bersaing dengan anak-anak dari negara maju di seluruh dunia. Ini karena anak-anak berhak untuk mendapatkan pendidikan tinggi sehingga mereka tidak cukup hanya lulus SMA.

“Atas nama Pemkot Surabaya, saya ucapkan selamat Hari Ibu untuk para ibu di seluruh Surabaya. Kita sebagai orang tua harus mengantar anak-anak kita menjadi sukses. Caranya kita harus punya kekuatan ekonomi lebih baik. Ayo ibu-ibu, kita tingkatkan ekonomi keluarga. Kami akan berikan akses lebih baik di bidang ekonomi. Yakinlah bahwa Tuhan akan mengubah nasib kita selama kita mau berusaha,” kata Risma kepada ibu-ibu di Taman Surya, Minggu (21/12/2014).

Menurut Risma, di dalam keluarga ibu memiliki peran penting. Selain mengurus segala keperluan rumah tangga seperti memasak, mencuci, dan lain sebagainya, para ibu rumah tangga terkadang dituntut untuk mencari nafkah tambahan. Untuk itu, ajak Risma dengan ikut Pahlawan Ekonomi, setidaknya harapan anak-anak untuk mendapatkan sekolah lebih baik terpenuhi.

“Kita beri anak-anak kita pendidikan terbaik, agar mereka berguna bagi nusa dan bangsa kelak. Untuk mendapatkan itu memang sulit ibu-ibu, tapi sekali lagi tidak ada yang tidak mungkin,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Risma juga meninjau seluruh stan pelaku UMKM yang berderet memenuhi Taman Surya Surabaya. Salah satu pelaku UMKM, seperti Khoirul Mahpuduah mengamini pernyataan Risma tersebut. Diakui oleh Mahfuduah semenjak ikut Pahlawan Ekonomi, setidaknya perekonomian keluarganya semakin meningkat dibanding sebelumnya.

“Dulu ya tidak punya apa-apa juga tidak punya kemampuan apa-apa. Sekarang alhamdulillah sekarang saya malah jadi juara dua untuk kategori Home Industri. Tentunya ini untuk keluarga dan anak saya nanti,” tuturnya. (wh)