Putra Sulung Ical Gantikan Erick Tohir

 

Putra Sulung Ical Gantikan Erick Tohir

Putra sulung Aburizal Bakrie (Ical), Anindya Novyan Bakrie, ditetapkan menjadi Presiden Direktur PT Visi Media Tbk (VIVA), menggantikan Erick Thohir yang sebelumnya menjabat.

Penetapan Anindya telah mendapat persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Visi Media hari ini, (3/7/2014).

Presiden Direktur Visi Media terpilih Anindya Novyan Bakrie mengatakan, dirinya menyampaikan terima kasih kepada Erick Thohir yang telah berhasil mengantarkan Visi Media menjadi pemain utama di industri televisi Indonesia.

“Mewakili manajemen VIVA, kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras, dedikasi dan komitmen pak Erick untuk membesarkan VIVA. Kami percaya dengan pondasi perusahaan yang sangat bagus, yang telah dibangun oleh Pak Erick, manajemen akan mampu melanjutkan dan meningkatkan value perusahaan, sehingga dapat memberikan nilai tambah lebih besar kepada para stakeholder’s dan shareholder’s perusahaan,” ungkap Anindya.

Menurut dia, fokus perseroan saat ini adalah terus menjaga dan memperkuat pertumbuhan bisnis dengan menjadikan tvOne dan ANTV menjadi TV nomor satu di segmen pasarnya masing-masing.

Berdasarkan survey AC Nielsen periode Januari – 25 Juni 2014 di 10 kota di Indonesia, tvOne menjadi televisi berita nomor 1 berdasarkan target audience 15+ ABC1.

“Dengan dukungan dari pemegang saham untuk memperkuat modal perusahaan, tentunya VIVA akan memiliki ruang yang lebih luasuntuk melanjutkan ekspansi dan memaksimalkan potensi industri televisi yang sedang tumbuh pesat, sehingga kinerja perusahaan akan terjaga dan tumbuh secara berkelanjutan,” pungkas Anindya.

Dalam menjalankan bisnis, VIVA akan tetap berpegang pada strategi tiga pilar, yaitu micro targeting yakni membidik segmen spesifik, low cost high impact dan Innovatove customer experience yaitu menggunakan konvergensi media.

Hasil RUPSLB itu juga memutuskan Rachmat Gobel diangkat menjadi Presiden Komisaris dan Erick Thohir sebagai Wakil Presiden Komisaris. (bst/ram)