Puncak Peringatan HANI Digelar Kodam V Brawijaya

Puncak Peringatan HANI Digelar Kodam V Brawijaya

Kepala BNN Surabaya AKBP Suparti menerangkan bahaya narkoba kepada remaja di lapangan Kodam V Brawijaya, Kamis (13/7/2017).

Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Jawa Timur yang dipusatkan di Lapangan Kodam V Brawijaya berlangsung meriah, Kamis (13/7/2017).

Dalam acara ini, selain menampilkan band-band untuk menghibur pengunjung, juga disediakan tempat untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN P) Jawa Timur dan BNN kota Surabaya.

Kepala BNN P Jatim Brigjen Pol Fatkhur Rahman mengatakan dari hasil tangkapan selama 5 bulan terakhir mulai bulan Januari hingga Mei 2017, pihaknya mengungkap 15 kasus peredaran gelap narkoba dengan 29 tersangka.

“Peredaran narkotika di wilayah Jawa Timur masih didominasi ganja dan sabu-sabu. Oleh karena itu, acara HANI digunakan untuk mengingatkan narkoba yang mengancam setiap masyarakat,” katanya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan adalah 13 ribu ganja, 5225 gram sabu, 100 butir ekstasi dan pul warna ungu sebanyak 201 butir.

“Dari hasil BB itu, berhasil terselamatkan 13 ribu nyawa dari bahaya narkoba. Dan kami telah melakukan rehabilitasi sebanyak 567 pengguna selama tahun 2017 ini,” terusnya.

Ditempat yang sama, Kepala BNN kota Surabaya AKBP Suparti mengatakan dalam peringatan HANI tersebut pihaknya mensosialisasikan bahaya narkoba kepada setiap elemen masyarakat.

“Disini, masyarakat akan dijelaskan macam-macam jenis narkoba dan bahayanya. Selain itu nanti malam, pengunjung akan dihibur dengan pertunjukan Charlie Band dan Monata yang juga direncanakan akan dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo,” kata AKBP Suparti. (wh)