Public Health Dorong Masyarakat Hidup Sehat

Public Health Dorong Masyarakat Hidup Sehat

Ponco Nugroho. foto: arya wiraraja/enciety.co

Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan. Inti dari hal tersebut adalah public health. Dalam konsepnya merupakan kegiatan mencegah terjangkitnya penyakit.

“Konsep inilah yang harus dipahami masyarakat. Konsep kesehatan itu bukan bebas makan, hidup bersih dan lain sebagainya. Melainkan hal-hal tersebut merupakan kegiatan bagi kita untuk hidup sehat,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Surabaya dr Ponco Nugroho dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (21/2/2020).

Ponco menjelaskan, kegiatan public health ini berkaitan dengan distribusi masalah kesehatan. Segala sesuatu yang dilakukan dinas kesehatan berdasar pada data yang dimiliki.

“Tugas kita ini untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan. Contohnya penyebaran virus corona, stunting, dan lain sebagainya. Nah, untuk stunting saat ini jadi isu nasional. Menurut data yang kami himpun, kasus ini tidak mutlak disebabkan karena asupan gizi atau pola makan bagi bayi. Kasus ini juga bisa terjadi karena penyakit menular,” beber Ponco.

Kata dia, dengan memahami masalah kesehatan, masyarakat dapat mencegah dan mengatasi permasalahan yang diakibatkan stunting dan masalah-masalah kesehatan lain.

“Contohnya stunting saja. Di tahun 2030, jika tidak ditangani dengan benar 30 persen dari bonus demografi kita akan terkena stunting. Hal ini jelas merugikan kita,” tegasnya.

Lewat berbagai cara pencegahan tersebut, Ponco mengatakan, masyarakat dapat menghemat tenaga waktu dan finansial untuk menangani penyakit. Di samping itu, untuk menjalankan konsep public health masyarakat harus dapat bersinergi dengan berbagai pihak.

“Di antaranya pemerintah setempat, seperti kelurahan, kecamatan, perangkat keamanan seperti polsek juga harus disinergikan. Artinya, kesadaran ini harus disebarluaskan agar masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya, menjadi sehat,” paparnya. (wh)