Public Expose Marathon, Ini yang Dilakukan BEI

Public Expose Marathon, Ini yang Dilakukan BEI

Teks : Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Surabaya Dewi Sriana Rihantyasni dalam acara press conference dan buka bersama di Kantor BEI, Jalan Basuki Rahmad, Surabaya, Selasa (13/6/2017). Foto: arya wiraraja/enciety.co

Bursa Efek Indonesia (BEI) jalin bekerjasama dengan para perusahaan publik (emiten), galeri investasi, dan para stakeholder terkait dalam upaya untuk meningkatkan lantai efek yang ada di Indonesia.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Surabaya Dewi Sriana Rihantyasni menjelaskan, ada beberapa program yang nantinya bakal digelar oleh BEI, di antaranya adalah public expose marathon.

“Program tersebut nantinya bakal hadir di 10 kota yang ada di seluruh Indonesia. Namun, untuk wilayah Jawa Timur, program tersebut bakal hadir di dua kota, Surabaya dan Malang pada pertengahan tahun 2017 mendatang,” kupas Dewi dalam acara Press Confrence dan Buka Bersama yang digelar di Kantor BEI, Jalan Basuki Rahmad Surabaya, Selasa (13/6/2017).

Dia menjelaskan, untuk dapat mewujudkan program public expose tersebut, pihaknya telah menggandeng 5 emiten besar yang ada di Jawa Timur.

“Program tersebut kami adakan tidak lain untuk dapat mengajak para emiten untuk dapat lebih terbuka kepada publik atau masyarakat. Karena dengan lebih terbuka, masyarakat tidak khawatir dalam menginvestasikan asetnya kepada para emiten,” terang dia menjelaskan.

Dalam kesempatan itu, Dewi juga menuturkan, bahwa saat ini BEI juga mencatat ada 41 perusahaan yang menjadi anggota bursa yang ada di Kota Surabaya. Sedangkan untuk wilayah Malang ada sekitar 16 perusahaan yang menjadi anggota bursa.

“Perlu diketahui pula, untuk wilayah Kediri dan Jember ada sekitar 51 perusahaan yang telah menjadi anggota bursa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dewi menjelasakan, jika jumlah emiten yang ada di Jawa Timur saat ini mencapai 87.431 perusahaan.

“Tercatat sampai dengan akhir bulan Mei 2017 yang lalu ada dua perusahaan besar yang masuk menjadi emiten. Kedepan, kami sangat berharap angkat tersebut dapat bertambah ketika mendekati akhir tahun 2017 mendatang,” ungkap Dewi. (wh)