PTPN XI Janji Beri Dana Talangan Petani Tebu

 

PTPN XI Janji Beri Dana Talangan Petani Tebu

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI berupaya memberi dana talangan bagi petani tebu yang kini mengalami krisisi. Akan tetapi besarannya tidak bisa disebutkan.

“Saat ini kami masih memiliki dana talangan, tentang besraannya akan kita bahas nanti,” ujar Direktur Utama PTPN XI Adi Punoko dihadapan sekitar 60 petani tebu yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) dalam pertemuan di gedung pertemuan PTPN XI, Kamis (22/5/2014).

Adi menuturkan, setiap tahunnya alokasi biaya yang dikucurkan untuk alokasi dana talangan ini tidak sama. Tahun lalu dana talangan yang diberikan PTPN XI kepada petani juga bervariasi.

“Dana talangan tersebut merupakan biaya operasional yang diberikan kepada petani tebu dari perusahaan,” tandas Adi.

Sementara APTRI berharap dama talangan tersebut cair sebelum musim giling dimulai. Ini setelah di sejumlah pabrik gula milik PTPN XI sudah memulai musim giling. “Kami berhraap dana talangan itu sudah cair, agar petani memiliki biaya sebelum masa giling,” kata Ketua APTRI Arum Sabil.

Pria asal Jember ini mendesak agar PTPN XI mengupayakan dana talangan. Dia menyoroti perusahaan sebesar PTPN XI selayaknya memiliki dana talangan seperti yang diberikan dalam beberapa tahun sebelumnya.

“Entah itu dari investor, dari anggaran perusahaan, maupun dari hutang tidak masalah. Bila langkah itu dilakukan, artinya ada planning yang matang dari perusahaan,” terang Sabil.

Tahun ini PTPN XI menargetkan industri gula mencapai 470.000 ton. Produksi tersebut naik sekitar 70.000 ton dari realisasi tahun lalu yang mencapai 400.000 ton. Sementara gula yang masih tersimpan sebanyak 30.000 ton hasil produksi tahun 2013.

Arum Sabil berharap agar penjualan gula sesuai dengan Harga patokan Petani (HPP) sesuai dengan Permendag no 25/M-DAG/PTR/5/2014 sebesar Rp8.250. Bila harga gula diatas HPP, kami meminta tidak ada profit sharing,” katanya. (wh)