PTPN X Optimistis Capai Produksi Gula 576.000 Ton

 

PTPN X Optimistis Capai Produksi Gula 576.000 Ton

PT Perkebunan Nusantara X (Persero) optimistis bisa membukukan kinerja menyongsong musim giling tebu tahun ini. yang lebih baik. Tahun ini perusahaan milik negara itu menargetkan produksi sekitar 576.000 ton gula, atau tumbuh sekitar 19 persen dibanding tahun lalu.

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, Subiyono menyebutkan realisasi produksi tahun lalu tercapai 485.000 ton gula. Sementara peningkatna produksi tahun ini tidak lepas dari membaiknya iklim mulai awal 2014 hingga jelang musim giling.

”Persiapan kita sudah on the track. Dimana sudah ada beberapa pabrik gula (PG) yang giling sejak Mei, dan ada yang baru memulai giling bulan Juni ini, kaarena menyesuaikan masa panen tebu dan jadwal kemasakannya,” kata Dirut PTPN X Subiyono melalui surat elektroniknya, Senin (16/6/2014).

Dengan target produksi sebesar 576.000 ton, dibutuhkan sekitar 6,84 juta ton tebu tahun ini dari total luas lahan 79.253 hektar. Jumlah kebutuhan tebu itu meningkatn dibanding kebutuhan produksi tahun lalu yang terealisasi 6,7 juta ton.

Sementara untuk produktivtas lahan dipatok sebesar 86,4 ton tebu per hektar dan produktivitas gula 7,3 ton gula per hektar. Angka teresbut menempatkan PTPN X masih yang tertinggi dibanding produsen gula lainnya.

Tahun ini, PTPN X menargetkan rendemen (kadar gula dalam tebu) di kisaran 8,39 persen. “Disejumlah PG kami sudah ada yang rendemennya di atas 8 persen. Malah ada yang sudah diatas kebutuhan kami,” tutur Subiyono yang juga ketua umum Ikatan Ahli Gula Indonesia (Ikagi) itu.

Selain soal produksi dari sisi kuantitas, PTPN X juga mengejar kualitas. Sejumlah PG PTPN X tahun ini akan mengejar kualitas gula sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). ”Sudah ada beberapa yang memenuhi SNI seperti PG-PG kami di Kediri. Peningkatan kuantitas dan kualitas harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Terkait anomali cuaca tahun ini, Subiyono mengungkapkan ada kecenderungan membaik. Hingga Maret lalu, curah hujan di basis lahan tebu PTPN X berlangsung tinggi di rentang 301 mm hingga 500 mm. Namun, memasuki Mei-Juni, hujan sudah mulai mereda, sesuai perkiraan BMKG.

”Insya Allah tahun ini iklim baik, dan ini berguna bagi kelangsungan pasokan tebu, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya,” tutupnya. (wh)